Berita

Fiji/Net

Dunia

Temukan Virus Varian India, Fiji Takut Dilanda Tsunami Covid-19

SELASA, 27 APRIL 2021 | 16:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Fiji diliputi ketakutan gelombang Covid-19 setelah menemukan kasus terkait varian India.

Sekretaris tetap untuk layanan kesehatan dan medis, James Fong pada Selasa (27/4) mengaku khawatir jika gelombang tsunami Covid-19 yang dialami oleh sejumlah negara akan dialaminya.

"Kita tidak bisa membiarkan mimpi buruk itu terjadi di Fiji," ujar Fong dalam pidato yang disiarkan di televisi, seperti dikutip AFP.


"Kami masih punya waktu untuk menghentikannya, tetapi satu langkah salah akan menyebabkan tsunami Covid yang sama dengan yang dialami teman-teman kami di India, Brasil, Afrika Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat," tambahnya.  

Pada Selasa, Fiji melaporkan enam kasus baru Covid-19 yang muncul di fasilitas karantina di Nadi.

Fong mengatakan ada bukti bahwa tentara yang kembali dari penempatan di luar negeri telah melanggar aturan karantina dengan bercampur satu sama lain ketika mereka seharusnya diisolasi.

Sejauh ini, Fiji memiliki 42 kasus aktif, 18 di antaranya terdeteksi di perbatasan dan 24 lainnya  di komunitas lokal.

Totalnya, Fiji sudah mencatat 109 kasus Covid-19, dengan hanya dua kematian.

Sebagai tanggapan untuk menghentikan penyebaraan virus, ibukota Suva, Nadi, Lautoka dilockdown.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya