Berita

Anies Baswedan-Cak Imin dinilai lebih rasional diusug poros Islam/Net

Politik

Ketimbang Anies-Syaikhu, Lebih Rasional Poros Islam Usung Anies-Cak Imin Di Pilpres 2024

SELASA, 27 APRIL 2021 | 12:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana pembentukan Poros Islam yang diinisiasi oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dengan merangkul partai berbasis Islam lainnya, masih menjadi perbincangan hangat masyarakat.

Terlebih, mengenai figur yang akan diusung untuk menjadi Calon Presiden (Capres) maupun calon wakil presiden (Cawapres) di tahun 2024 mendatang.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai sosok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lebih potensial untuk diusung oleh Poros Islam apabila terwujud.


Terkait dengan pasangannya, Ujang berpendapat sosok Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin patut dipertimbangkan.  

"Lebih baik komposisi Anies-Imin. Cak Imin bukan level capres. Mungkin dia (Cak Imin) kejar cawapres," kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Selasa (27/4).

Adapun, menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini, figur lain dalam Poros Islam seperti Presiden PKS Ahmad Syaikhu belum terlalu menjual jika langsung disodorkan di pentas nasional seperti kontestasi Pilpres 2024.

Demikian halnya, Cak Imin yang lebih cocok dan rasional secara politik untuk menjadi Cawapres dari Anies Baswedan di Pemilu nanti.

"Syaikhu belum menjual. Kalau Cak Imin dicapreskan gak akan laku," demikian Ujang Komarudin.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya