Berita

Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris/Net

Dunia

Krisis Migran, AS Janjikan Ratusan Juta Dolar Untuk Amerika Tengah

SELASA, 27 APRIL 2021 | 10:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) menjanjikan akan memberikan bantuan kemanusiaan sebesar 310 juta dolar AS ke negara-negara Amerika Tengah untuk menangani krisis pengungsi.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Presiden Kamala Harris ketika melakukan pertemuan virtual dengan Presiden Guatemala Alejandro Giammattei pada Senin (26/4).

"Mengingat situasi yang mengerikan dan penderitaan parah yang dihadapi jutaan orang di El Salvador, Guatemala, dan Honduras, Wakil Presiden Harris mengumumkan tambahan 310 juta dolar AS dalam dukungan pemerintah AS untuk bantuan kemanusiaan dan untuk mengatasi kerawanan pangan," ujar kantor Harris, seperti dikutip VOA.

Harris telah ditunjuk oleh Presiden Joe Biden untuk menangani krisis pengungsi dari selatan. Ia dijadwalkan untuk melakukan kunjungan ke Amerika Tengah pada Juni.

Dalam pertemuan virtual dengan Giammattei, Harris juga menyepakati untuk mengoordinasikan upaya penegakan hukum untuk menangani organisasi kriminal dan membuka pusat  sumber daya migran untuk migrasi yang aman dan legal.

"Amerika Serikat berencana meningkatkan bantuan ke kawasan itu, memperkuat kerja sama kita untuk mengelola migrasi secara efektif, aman, dan manusiawi," janji Harris kepada Giammattei.

Sejauh ini, Biden telah meminta Kongres sebesar 861 juta dolar AS untuk mengatasi penyebab tingginya gelombang migrasi dari Amerika Tengah,  dalam kerangka rencananya senilai 4 miliar dolar AS untuk wilayah tersebut.

Namun proposal tersebut belum dibahas maupun disetujui.

Pada Maret, lebih dari 172.000 imigran tidak berdokumen, termasuk hampir 19.000 anak di bawah umur tanpa pendamping, ditahan di perbatasan selatan AS. Jumlah tersebut meningkat 71 persen dalam sebulan, dan tertinggi dalam 15 tahun terakhir.

Populer

Pendapatan Telkom Rp9 T dari "Telepon Tidur" Patut Dicurigai

Rabu, 24 April 2024 | 02:12

Polemik Jam Buka Toko Kelontong Madura di Bali

Sabtu, 27 April 2024 | 17:17

Pj Gubernur Ingin Sumedang Kembali jadi Paradijs van Java

Selasa, 23 April 2024 | 12:42

Jurus Anies dan Prabowo Mengunci Kelicikan Jokowi

Rabu, 24 April 2024 | 19:46

Tim Hukum PDIP Minta Penetapan Prabowo-Gibran Ditunda

Selasa, 23 April 2024 | 19:52

Pj Gubernur Jabar Minta Pemkab Garut Perbaiki Rumah Rusak Terdampak Gempa

Senin, 29 April 2024 | 01:56

Bocah Open BO Jadi Eksperimen

Sabtu, 27 April 2024 | 14:54

UPDATE

Bentuk Unit Khusus Pidana Ketenagakerjaan, Lemkapi sebut Kapolri Visioner

Kamis, 02 Mei 2024 | 22:05

KPK Sita Bakal Pabrik Sawit Diduga Milik Bupati Labuhanbatu

Kamis, 02 Mei 2024 | 21:24

Rakor POM TNI-Polri

Kamis, 02 Mei 2024 | 20:57

Semarak Hari Kartini, Srikandi BUMN Gelar Edukasi Investasi Properti

Kamis, 02 Mei 2024 | 20:50

KPK Sita Kantor Nasdem Imbas Kasus Bupati Labuhanbatu

Kamis, 02 Mei 2024 | 20:46

Sesuai UU Otsus, OAP adalah Pribumi Pemilik Pulau Papua

Kamis, 02 Mei 2024 | 20:33

Danone Indonesia Raih 3 Penghargaan pada Global CSR dan ESG Summit 2024

Kamis, 02 Mei 2024 | 20:21

Pabrik Narkoba di Bogor Terungkap, Polisi Tetapkan 5 Tersangka

Kamis, 02 Mei 2024 | 20:15

Ahmed Zaki Harap Bisa Bermitra dengan PKB di Pilgub Jakarta

Kamis, 02 Mei 2024 | 19:50

PP Pemuda Muhammadiyah Gelar Tasyakuran Milad Songsong Indonesia Emas

Kamis, 02 Mei 2024 | 19:36

Selengkapnya