Berita

Presiden Joko Widodo melantik enam menteri, lima wakil menteri dan dua kepala badan di Istana Negara, Rabu 23 Desember 2020/RMOL

Politik

Reshuffle, Jokowi Disarankan Pilih Yang Loyal Dan Punya Chemistry

SENIN, 26 APRIL 2021 | 22:27 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jika kocok ulang alias reshuffle kabinet dilakukan, maka seharusnya orang-orang yang akan dimasukan ke dalam kabinet haruslah berlatarbelakang profesional jangan dari partai politik, dan yang tak kalah lebih penting ialah memiliki chemistry.

Demikian pandangan Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (26/4).

"Selain profesional, Jokowi harus masukan orang-orang yang tahu sejarahpunya history dengan Jokowi, loyal dan punya chamistry dengan Jokowi," kata Adib.


Adib memberikan contoh, saat Jokowi memilih Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri dimana salah satu pertimbangannya ialah kedekatan dan chemistry.

"Apalagi saat pandemi seperti ini bener-bener orang yang sudah punya chemistry, dengan begitu alur intruksi, jalur koordinasi itu akan semakin mudah," tandas Adib.

Adib berpendapat Budi Karya Sumadi layak diplot untuk segera menduduki pos Kementrian BUMN, pasalnya Menteri Perhubungan itu dianggap loyal dan memiliki sejarah panjang dengan Presiden Joko Widodo.

"Mulai Dirut Jakpro, Angkasa Pura 2, hingga Menhub. Budi Karya Sumadi jadi ujung tombak bersama Basuki Hadi Mulyono di PUPR, garda terdepan soal pembangunan," ungkap Adib.

Lalu menurut Adib, Erick Thohir juga bisa dipertimbangkan digeser sebagai Menteri Investasi.

"Kenapa investasi? Saya kira networking Erick Thohir sebagai pengusaha yang bukan hanya nasional tetapi internasional ini penting apalagi Jokowi selama ini kan Bagaimana mengharapkan investasi yang banyak ke datang ke Indonesia," pungkas Adib.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya