Berita

Pelantikan Bupati Bandung Dan Tasikmalaya Beserta Para Wakilnya/RMOLJabar

Politik

Sahrul Gunawan Resmi Jadi Wabup Bandung, Ridwan Kamil Wanti-wanti Soal Integritas

SENIN, 26 APRIL 2021 | 15:12 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pelantikan yang sudah ditunggu-tunggu oleh masyarakat di dua kabupaten di Jawa Barat akhirnya terlaksana. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, resmi melantik Bupati Bandung dan Tasikmalaya beserta para wakilnya, Senin (26/4).

Kedua pasangan merupakan kepala daerah terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 lalu.

Mereka adalah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan; Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto-Cecep Nurul Yaqin. Kedua pasangan dilantik dan diambil sumpah jabatan secara langsung di Aula Barat, Gedung Sate, Kota Bandung pada kesempatan yang sama.


Dalam amanatnya, Ridwan Kamil menyampaikan sejumlah pesan agar para kepala daerah yang baru dilantik dapat bertugas dengan baik dan amanah.

"Yang istimewa, kami sangat berbahagia akhirnya dua daerah yang dilantik di hari ini sudah ditunggu oleh masyarakat Kabupaten Bandung sudah dirindukan oleh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Dan qodarullah hari ini bisa menyaksikan peristiwa bersejarah di gedung istimewa ini berupa dilantiknya Bupati-Wakil Bupati Bandung dan Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya," ucap Emil, sapaan akrabnya.

"Saya mengucapkan selamat, semoga selalu amanah karena amanah adalah landasan utama dari seorang pemimpin," tambahnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Selain itu, Emil memberikan tiga pesan kepada para kepala daerah. Pertama, menjaga integritas sebagai pondasi utama.

"Dimulai dari pemimpinnya, InsyaAllah semangat integritas akan diikuti oleh jajaran ASN dan masyarakatnya. Jauhi dari godaan godaan yang bisa membuat kita terpeleset kepada hal-hal yang melanggar aturan. Harus saling mengingatkan antara bupati dan wakil itu harus selalu kita hadirkan setiap hari," tutur Emil.

Kedua, melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Menurutnya, menjadi pemimpin bukan untuk dilayani tapi menjadi pemimpin adalah untuk melayani.

"Jangan jadi pemimpin yang banyak di ruangan-ruangan kantor tapi turunlah ke masyarakat, karena masalah itu hadir lebih nyata pada saat kita turun melihat langsung permasalahan," ucapnya.

Ketiga, harus selalu profesional dan pandemi Covid-19 mengajarkan masyarakat untuk tidak boleh biasa-biasa saja melainkan harus luar biasa.

"Harus dipikirkan post-Covid Kabupaten Bandung seperti apa. Harus dipikirkan post-Covid Kabupaten Tasikmalaya itu akan seperti apa. Pendidikan berubah, kesehatan berubah, cara mengambil keputusan berubah, produktivitas berubah. Mereka mereka yang selamat adalah mereka-mereka yang beradaptasi," tuturnya.

Menurutnya, dengan beradaptasi pemimpin harus punya teori baru membangun daerah masing-masing karena tidak bisa lagi menggunakan teori-teori lama dalam membangun daerahnya.

"Saya titip agar kita semua bisa melakukan yang namanya adaptasi. Jadikan kepemimpinan anda adalah kepemimpinan keteladanan the best leadership adalah leadership by example kepemimpinan terbaik adalah kepemimpinan dengan keteladan," tuturnya.

Tak hanya itu, Emil juga meminta untuk bisa menjaga kekompakan antara bupati dan wakil bupati dari hari pelantikan sampai nanti hari terakhir masa jabatan.

"Sebelum memulai perjalanan bersama-sama untuk membangun daerahnya dari sekarang ditetapkan, didiskusikan, dimusyawarahkan bagaimana berbagi peran pembangunan karena masing-masing punya kapasitas, masing-masing punya hal-hal yang bisa disinkronkan," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya