Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum Dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD/Ist

Politik

Kepala BIN Papua Gugur, Komisi I DPR Minta Mahfud MD Jangan Diam Saja

SENIN, 26 APRIL 2021 | 14:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gugurnya Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI Putu I Gusti Danny Nugraha yang diduga ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Beoga, Kabupaten Puncak harus disikapi serius oleh pemerintah.

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Golkar, Christina Aryani mengatakan, kasus tersebut menjadi peringatan serius bagi pemerintah bahwa situasi di Papua beberapa hari belakangan tidak bisa dianggap biasa-biasa saja.

Menurutnya, eskalasi kekerasan yang makin meningkat dengan jatuhnya korban masyarakat sipil maupun aparat dan pejabat harus menjadi alarm serius untuk memberi tanggapan dan intervensi yang terukur.


"Menko Polhukam (Mahfud MD) perlu mengambil langkah cermat dan terukur untuk segera merespons situasi dan kondisi yang ada," kata Christina Aryani, Senin (26/4).

Politikus muda Partai Golkar ini juga menyebut langkah TNI dalam penugasan di Papua perlu didukung dengan tingkat kewaspadaan sangat tinggi. Sebab, pihaknya tidak menginginkan ada korban lagi yang berjatuhan ke depannya, baik dari masyarakat sipil maupun aparat keamanan.

"Komisi I memandang perlu untuk segera menggelar rapat terbatas dengan mitra terkait untuk melakukan evaluasi menyangkut langkah-langkah pengamanan yang selama ini dilakukan di Papua agar masalah ini tidak berlarut-larut dan guna mencegah jatuhnya lebih banyak korban," tegasnya.

Di sisi lain, peristiwa nahas yang terjadi pada Minggu (25/4) itu menjadi duka cita mendalam bagi dirinya dan keluarga besar TNI.

"Tentunya atas jasa-jasa beliau, bentuk penghormatan maupun penghargaan layak diberikan oleh negara," tandas Christina.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya