Berita

Anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo/Net

Politik

Muncul Kasus Setelah Divaksin, Komisi IX DPR: Vaksin Bukan Berarti Bebas Dari Virus

SENIN, 26 APRIL 2021 | 12:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah daerah ditemukan banyaknya angka positif Covid-19, setelah dilakukan vaksinasi. Hal ini perlu menjadi catatan untuk meningkatkan kewaspadaan.

Anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo mengatakan, masyarakat perlu mewaspadai angka penyebaran Covid-19, meski sudah dilakukan vaksinasi. Anggapan bahwa sudah divaksin bisa kebal terhadap Covid-19 adalah keliru.

"Vaksin bukan berati membebaskan dari virus, tidak pula kebal dari virus serta vaksi  tidak berarti tidak akan kena kovid 19, terhadap salah kaprah  dan kekeliruan pemahaman vaksinasi ini perlu diluruskan kepada masyarakat," ucap Rahmad, Senin (26/4).


Menurutnya, fungsi vaksin untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menghindarkan diri dari fatalnya terjangkit Covid-19.

"Jadi seseorang telah divaksin pun masih sangat mungkin sekali terpapar Covid-19," imbuhnya.

Selain itu, melonjaknya kasus Covid-19 di India disebabkan karena euforia masyarakat lantaran sudah divaksin dan menganggap telah terbebas dari wabah mematikan dari Wuhan itu, hingga mengabaikan protokol kesehatan. Hal tersebut, kata Rahmad, perlu diwaspadai agar masyarakat Indonesia tidak mengalami kasus serupa seperti di India.

"Terhadap fenomena mulai bermunculan di beberapa daerah kita setelah divaksin dan berkaca dari negara India maka wajib hukumya protokol kesehatan digunakan dalam setiap kesepatan dan kegiatan. Hanya dengan cara inilah yang paling efektip kita bisa terhindar dari paparan virus,” katanya.

Jelas Rahmad, masyarakat salah paham dan kurang mengetahui vaksin dan proses kerja vaksin di dalam tubuh sehingga abai terhadap protokol kesehatan.

Atas dasar tersebut, Rahmad mendorong seluruh pihak yang berkepentingan baik dari pemerintah pusat, daerah, tenaga kesehatan serta seluruh  fasilitas kesehatan yang ada di manapun melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap proses vaksinasi dan setelah vaksinasi wajib hukumnya melakukan penerapan protokol kesehatan.

"Edukasi dan sosialisasi menjadi sangat penting dan menjadi kunci dalam perang melawan Covid-19 terlebih setelah ditemukanya kasus kasus terpapar covid setelah disuntik vaksinasi. Sangat dimungkinkan terpapar covid setelah divaksin dikarenakan lalai dan abai terhadap protokol kesehatan," katanya.

"Bila eduksi dan sosialisasi berjaan baik dan masyarakat mengerti apa fungsi dan kerja vaksin serta masih sangat dimungkinkan akan terkena covid, maka kita yakin kita bisa kendalikan pandemi ini secara bergotong-royong," ucap Rahmad menambahkan.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Corak Kita di Mata Marx

Kamis, 29 Januari 2026 | 06:01

Hoaks Tersangka Putriana Dakka Dilaporkan ke Divisi Propam Mabes

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:55

Pelukan Perkara Es Jadul

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:29

Eggi Sudjana: Roy Suryo Belagu, Sok Merasa Hebat

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:12

Sekda Jateng Turun Tangan Cari Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang

Kamis, 29 Januari 2026 | 05:00

Polisi Pastikan Seluruh Karyawan Pabrik Swallow Medan Selamat

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:31

Mengenal Luluk Hariadi, Tersangka Korupsi Pengadaan Baju Ansor Rp1,2 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:17

Tanggung, Eggi-Damai Lubis Harusnya Gabung Jokowi Sekalian

Kamis, 29 Januari 2026 | 04:11

Eggi Sudjana: Tak Benar Saya Terima Rp100 Miliar

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:40

Hukum Berat Oknum Polisi-TNI yang Tuduh Penjual Es Gabus Jual Produk Berbahan Spons

Kamis, 29 Januari 2026 | 03:08

Selengkapnya