Berita

Lonjakan kasus Covid-19 membuat pasokan oksigen di India menipis/Net

Dunia

Darurat Covid-19, India Dapat 80 Metrik Ton Oksigen Cair Dari Arab Saudi

SENIN, 26 APRIL 2021 | 12:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Arab Saudi akan mengirimkan 80 metrik ton (M/T) oksigen cair ke India untuk membantu memenuhi pasokan di sana yang sudah menipis karena lonjakan kasus Covid-19.

Kedutaan Besar India di Riyadh mengatakan, pengiriman tersebut  dilakukan atas kerja sama grup Adani dengan perusahaan Linde.

"Terima kasih tulus kami kepada Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi atas semua bantuan, dukungan, dan kerja sama mereka," ujar kedutaan, seperti dikutip One India, Senin (26/4).


Sementara itu, Ketua Grup Adani, Gautam Adani mengatakan, pengiriman pasokan oksigen sebanyak 80 M/T dikirim dalam 4 tank kriogenik ISO. Saat ini mereka sedang dalam perjalanan dari Dammam ke Mundra.

Dalam beberapa waktu terakhir, India sedang berjuang menghadapi apa yang digambarkan sebagai tsunami Covid-19, lantaran setiap harinya lebih daari 300 ribu kasus terkonfirmasi.

Lonjakan pasien Covid-19 membuat pasokan oksigen di rumah sakit menipis.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah India telah meminta bantuan ke berbagai negara untuk mendapatkan oksigen di bawah operasi "Oxygen Maitri".

Angkatan Udara India (IAF) pada Sabtu (24/4) membawa 4 tanki kriogenik, yang akan digunakan untuk mengangkut oksigen dari Singapura. Tanki itu diangkut dari Singapura dengan pesawat angkat berat C17.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya