Berita

Kapal induk China/Net

Dunia

Jenderal AS: China Perluas Pangkalan Militer Di Afrika, Cukup Untuk Tampung Kapal Induk

SENIN, 26 APRIL 2021 | 12:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) kembali menyalakan alarmnya terkait ekspansi militer China, yang saat ini dilakukan di Afrika.

Komandan AS untuk Afrika, Jenderal Stephen Townsend menyebut pangkalan Angkatan Laut China di Djibouti saat ini cukup besar untuk menampung kapal induk.

Kepada Komite Angkatan Bersenjata DPR AS, ia memperingatkan, China kemungkinan akan terus melakukan ekspansi besar-besaran di wilayah tersebut.


"Pangkalan militer luar negeri pertama mereka, satu-satunya, berada di Afrika, dan mereka baru saja memperluasnya dengan menambahkan dermaga signifikan yang dapat mendukung bahkan kapal induk mereka di masa depan," kata Townsend, seperti dikutip 9News.

"Di seluruh benua mereka mencari peluang pangkalan lain," tambahnya.

Djibouti merupakan negara kecil di Afrika bagian timur yang vital karena letaknya yang strategis di ujung selatan Laut Merah. Ini adalah pintu gerbang ke Terusan Suez yang dilalui triliunan dolar perdagangan dari AS dan Eropa ke Samudra Hindia dan sekitarnya.

Townsend mengatakan, pangkalan China berubah menjadi platform untuk memproyeksikan kekuatan di seluruh benua dan perairannya.

Dia juga memperingatkan bahwa Beijing telah meningkatkan aktivitas ekonominya di Afrika, melampaui AS dan sekutunya.

"Mereka mencari sumber daya dan pasar untuk memberi makan pertumbuhan ekonomi di China dan memanfaatkan alat ekonomi untuk meningkatkan jangkauan dan pengaruh global mereka," jelasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya