Berita

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, yang juga Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)/Net

Politik

SBY: Gugurnya 53 Prajurit Hiu Kencana Adalah Great Loss Bagi Kita Semua

SENIN, 26 APRIL 2021 | 10:06 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Siapapun yang mengabdi di dunia militer sudah barang tentu siap menyumbangkan jiwa dan raga kepada negara tercinta.

Begitu kata Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengaku tahu persis perasaan tersebut karena pernah merasakan kehidupan sebagai seorang prajurit.

Pernyataan presiden keenam RI ini menanggapi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan utara Pulau Bali. Kapal yang sedang ikut dalam latihan bersama itu membawa 53 penumpang.


“Sungguhpun demikian, gugurnya 53 prajurit Hiu Kencana di medan latihan adalah duka yang mendalam dan ‘great loss’ bagi TNI dan kita semua,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Senin (26/4).

Mantan Pangdam II/Sriwijaya itu menjelaskan bahwa prajurit yang bertugas di satuan kapal selam memiliki risiko, tekanan psikologis, dan kesunyian yang tinggi.

Hal itu pernah dia rasakan saat ikut berada dalam sebuah kapal selam di tahun 1998.

“Tahun 1998, saya berada dalam kapal selam, bergerak di dalam laut (1 jam). Bisa dibayangkan jika "menyelam" berbulan-bulan. Mari beri hormat kepada tentara kebanggaan kita itu,” tegasnya.

Terakhir, SBY berharap agar keluarga korban yang ditinggalkan bisa tabah, sabar, dan tawakal menerima ujian yang maha berat ini.

“Selamat jalan Kolonel Harry Setiawan, Letkol Heri Oktavian, dan para pahlawan Hiu Kencana lainnya. Semoga semuanya hidup tenang dan bahagia di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya