Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Firli Bahuri/Net

Politik

Komisi III DPR: Sistem KPK Era Firli Bahuri Lebih Hebat Dari Pimpinan Terdahulu

MINGGU, 25 APRIL 2021 | 21:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tindakan tak terpuji Penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju yang diduga menerima suap tidak bisa digeneralisir dengan menilai kinerja KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri buruk.

“Di KPK tidak bisa karena nila setitik rusak susu sebelanga, karena sistem yang dibangunnya sudah begitu hebat dan berlapis. Satu orang main tidak berpengaruh, 20 orang main sekalipun tidak berpegaruh,” kata anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (25/4).

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini menambahkan, KPK memiliki sistem berlapis untuk penegakan hukum dan juga diawasi oleh Dewan Pengawas untuk hukuman bagi oknum yang melakukan pelanggaran.


“Kalau dilihat ada perbuatan seperti itu, pertanyaannya emang yang kemarin-kemarin (KPK terdahulu) tidak ada yang seperti itu? Justru lebih banyak tapi tidak diributkan dan sengaja ditutup-tutupi,” imbuhnya.

Untuk sekarang, kata Arteria, siapa pun yang ada di KPK tidak bisa main-main lantaran Firli Bahuri sebagai pimpinan KPK akan turun tangan langsung dalam memerkarakan anak buahnya.

"Kalau sekarang ketemu satu, satunya dilakukan penyelidikan di bawah kepemimpinan KPK dan pimpinan KPK bertanggung jawab sampai di pengadilan,” ucapnya.

“Jadi jangan dibalik-balik, publik harus dibangun kewarasannya. Jangan mau dilakukan penyesatan-penyesatan oleh pihak-pihak yang kepentingannya terganggu dengan hadirnya kepemimpinan KPK saat ini,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya