Berita

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI, Muhammad Arifin/Net

Nusantara

Sudah Ada Izin Gubernur, PKS DKI Dukung Penuh Pembangunan Masjid Komplek TVM

MINGGU, 25 APRIL 2021 | 21:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta mendukung penuh rencana pembangunan masjid di komplek Taman Villa Meruya (TVM), Jakarta Barat.

Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD DKI, Muhammad Arifin, tidak ada alasan untuk menolak pembangunan masjid karena telah memperoleh izin dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

“Apalagi izin juga keluar setelah adanya rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tingkat kota Jakarta Barat, prosesnya pun juga sudah lama. Jika ini kesimpulannya, PKS mendukung pembangunannya,” kata Arifin kepada Kantor Berita RMOLJakarta, Minggu (25/4).


Arifin menambahkan, panitia pembangunan juga sudah menempuh prosedur dengan benar sesuai peraturan yang berlaku.

"Masalah peruntukan juga sudah diselesaikan dengan adanya perubahan zonasi. Jadi harusnya tidak ada alasan untuk menolaknya,” tandasnya.

Sebagai informasi, kasus ini bermula pada 1 November 2019 di mana pengurus wilayah setempat menerima undangan dari pihak yang mengatasnamakan sebagai Tim Pemrakarsa Pembangunan Masjid di Perumahan TVM.

Sebagian warga TVM mengaku terkejut karena tidak pernah mendapatkan informasi sebelumnya mengenai adanya rencana pendirian masjid di komplek perumahan.

Dalam rapat tanggal 3 November 2019, diperoleh informasi bahwa Tim Pemrakarsa Pembangunan Masjid di Perumahan TVM berencana membangun masjid di atas lahan yang saat ini telah berdiri bangunan semi permanen yang dipergunakan untuk Kantor RW yang mana Kantor RW tersebut adalah Lahan PHT/RTH.

Di sisi lain tidak sedikit pula warga yang mendukung rencana pembangunan masjid ini. Polemik ini bahkan sampai berujung pada gugatan di PTUN.

Sebagai bentuk dukungan, sebagian warga tersebut sampai mendirikan tenda sementara di lokasi yang akan dibangun masjid untuk shalat tarawih berjamaah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya