Berita

Wakil Presiden Maruf Amin/Net

Politik

Wapres Maruf Minta Dispensasi Mudik Untuk Santri, Pengamat: Jika Banyak Dipensasi, Cabut Saja Aturan Mudik

MINGGU, 25 APRIL 2021 | 18:06 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Presiden Maruf Amin meminta dispensasi untuk para santri di pondok pesantren untuk dapat mudik saat lebaran nanti.

Wapres Maruf bahkan meminta agar aturan pelarangan mudik tidak dikenakan kepada seluruh santri.

Menyikapi hal tersebut pengamat transportasi Djoko Soetijowarno menyampaikan, pemerintah tak perlu memberikan dispensasi kepada siapapun, jika ingin serius menanggulangi dan mencegah penyebaran pandemi Covid-19.


“Jangan terlalu banyak pengecualian. Jika pemerintah terlalu banyak memberikan dispensasi, kesannya pemerintah tidak serius untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di saat mudik,” ucap Djoko lewat keterangan persnya, Minggu (25/4).

Djoko menambahkan kebijakan pemerintah melarang mudik sudah disepakati oleh sejumlah kalangan termasuk dari kalangan akademisi maupun peneliti Covid-19 atau epidemiolog. Sehingga aturan tersebut tidak perlu ada keringanan terhadap siapapun.

"Banyak pihak sudah sepakat, sampai-sampai pengusaha bus yang terdampak besar mau mentaati pemerintah. Justruk sekarang tiba-tiba ada permintaan dispensasi dari penguasa,” katanya.

"Justru sekarang tiba-tiba ada permintaan dispensasi dari penguasa. Nanti akan banyak pihak yang meminta dispensasi,” imbuhnya.

Menurutnya, pelarangan mudik harus tegas kepada siapapun dan tidak memberikan dispensasi yang akan merugikan aturan itu sendiri.

“Bayangkan saja jika nanti Ketua MPR, Ketua DPR serta para ketua partai minta dispensai. Apa gunanya aturan yang sudah dibuat susah-susah. Cabut saja semua aturan mudik yang sudah dibuat," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya