Berita

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), LaNyalla Mahmud Mattalitti/Ist

Politik

Tekad Dan Tawakal, Kunci Sukses LaNyalla Meniti Karier Dari Bawah

MINGGU, 25 APRIL 2021 | 17:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kesuksesan seorang LaNyalla Mahmud Mattalitti tidak diraih secara instan dan mudah ibarat membalikkan telapak tangan. Ada proses panjang dan rintangan yang telah dilewati sebelum akhirnya menjadi sosok penting di republik ini.

Setelah melewati sejumlah fase dalam kehidupan, nama LaNyalla berkibar sebagai salah satu tokoh politik. Sejumlah posisi pun pernah ia jabat. Salah satunya adalah Ketua Umum PSSI. LaNyalla juga menjelma menjadi pengusaha sukses asal Jawa Timur.

Di balik kesuksesan tersebut, LaNyalla memiliki sejumlah kisah pedih yang membuatnya harus jatuh bangun. Ia memulai semua usahanya dari nol, meniti segalanya dari bawah, bukan tanpa kelok.


Pria yang selalu berbicara dengan gaya terbuka dan tegas ini, menapaki karier dengan penuh keringat dan pengorbanan.

LaNyalla muda pernah bekerja serabutan. Menjadi sopir angkot Wonokromo-Jembatan Merah Surabaya hingga sopir minibus jurusan Surabaya-Malang pernah dilaluinya.

LaNyalla bahkan sempat menekuni karier sebagai ahli terapi penyakit dengan cara pengobatan alternatif. Sejumlah kalangan masyarakat menjadi pasiennya, dari pedagang kaki lima sampai dosen. Karena tidak mau dicap sebagai dukun, LaNyalla memilih menghentikan praktiknya.

“Hidup memang bukan seperti sebentang garis lurus di peta. Tidak ada hidup yang tanpa kelokan. Karena manusia memang selalu dihadapkan pada banyak tantangan. Di mana pun dan kapan pun,” ujar LaNyalla yang kini duduk sebagai Ketua DPD RI, Minggu (25/4).

LaNyalla dilahirkan dari keluarga Bugis. Kakeknya, Haji Mattalitti, adalah saudagar Bugis-Makassar terkenal di Surabaya. Bapaknya, H. Mahmud Mattalitti, adalah staf pengajar Fakultas Hukum Universitas Airlangga. Juga pernah menjabat sebagai Pembantu Dekan Fakultas Hukum di kampus negeri tersebut.

Namun, LaNyalla tidak pernah menggunakan nama besar keluarga dalam hidupnya.

Menginjak dewasa, LaNyalla memilih tinggal di kompleks Makam Sunan Giri, Gresik. Di kompleks makam Wali itu, dia menghimpun banyak warga kurang mampu.

Sebagian di antaranya malah sekelompok orang yang sering dicap sebagai preman oleh masyarakat. Namun, cibiran itu tidak menyurutkan semangatnya. LaNyalla mengajak warga kurang mampu itu untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hasilnya LaNyalla memiliki ribuan pengikut yang setia hingga kini.

“Kalau Anda melihat saya seperti sekarang, itu karena tekad saya bulat. Kerja sungguh-sungguh, tetapi tetap tawakal kepada Allah,” demikian pengusaha konstruksi ini.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya