Berita

Peringatan Hari Anzac pada 25 April 2021/AP

Dunia

Hari Anzac, Australia Dan Selandia Baru Peringati Pasukan Yang Gugur Selama Perang

MINGGU, 25 APRIL 2021 | 12:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Warga Australia dan Selandia Baru menggelar peringatan Hari Anzac untuk menghormati mereka yang gugur dalam peperangan, konslik, dan operasi penjaga perdamaian.

Pada Minggu (25/4), ribuan warga Australia dan Selandia Baru menghadiri kebaktian fajar.

Di Museum Peringatan Perang di Auckland, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyoroti pengorbanan wanita dalam perang.


"Mereka berani dan bersemangat selama kondisi yang paling mengerikan," ujar Ardern, seperti dikutip AFP.

"Mereka adalah wanita yang membuka jalan bagi warnita untuk sepenuhnya diintegrasikan ke dalam kekuatan pertahanan kita yang kita kenal sekarang, di angkatan udara, angkatan laut, dan tentara," tambahnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Australia Scott Morrison sendiri memberikan penghormatannya di sebuah tugu peringatan resmi di Canberra.

Morrison mengatakan tahun ini menjadi babak sejarah karena pasukan Australia akan ditarik dari Afghanistan. Ia menyebut perang terpanjang itu merupaan kerugian besar bagi Australia.

"Empat puluh satu orang Australia tewas di Afghanistan, yang secara khusus kami ingat dan hormati pagi ini," ujarnya.

"Lebih dari 39 ribu orang Australia telah bertugas dalam operasi untuk mendukung misi Australia di Afghanistan, banyak yang membawa luka dan luka perang, terlihat dan tidak terlihat," tambah dia.

Hari Anzac menandai pendaratan 1915 Korps Angkatan Darat Australia dan Selandia Baru di Gallipoli selama Perang Dunia I untuk menghadapi pasukan Ottoman yang didukung Jerman.

Ketika itu lebih dari 11 ribu orang meninggal dunia.

Seiring berjalannya waktu, Hari Anzac tidak hanya diperingati untuk Perang Dunia I, namun juga perang di Korea, Vietnam, dan Afghanistan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya