Berita

Pemerintahan Persatuan Nasional (NUG) menolak kehadiran Jenderal Min Aung Hlaing di KTT ASEAN/Net

Dunia

Sambut Konsensus ASEAN, Pemerintah Bayangan Myanmar: Percuma Jika Tanpa Tindakan

MINGGU, 25 APRIL 2021 | 10:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Persatuan Nasional (NUG) Myanmar menyambut baik konsensus yang dihasilkan oleh KTT ASEAN, meski mengkritisi kehadiran pemimpin junta, Jenderal Min Aung Hlaing.

NUG merupakan pemerintah bayangan yang didirikan oleh para anggota parlemen yang digulingkan, tokoh-tokoh pro-demokrasi, hingga aktivis penentang kudeta.

Menurut NUG, lima poin konsensus yang dihasilkan selama KTT ASEAN di Jakarta pada Sabtu (24/4) merupakan berita yang menggembirakan.


Lima poin konsensus yang dicapai oleh para pemimpin ASEAN adalah penghentian segera kekerasan, mendorong dialog konstruktif semua pihak, pengiriman utusan ASEAN untuk dialog, pemberian bantuan kemanusiaan lewat AHA Centre, dan kunjungan delegasi ke Myanmar.

"(Kami) menanti tindakan tegas ASEAN untuk menindaklanjuti keputusannya dan memulihkan demokrasi serta kebebasan bagi rakyat kami," ujar jurubicara sekaligus menteri kerja sama internasional NUG Dr Sasa, seperti dikutip Bangkok Post.

Kendati begitu, NUG sendiri menegaskan tidak akan ada kesempatan dialog dengan pihak junta kecuali mereka menyetujui sejumlah persyaratan.

"Tidak ada kompromi, empat syarat sudah kami susun. Bukan saya. ini orang-orang Myanmar. Kami tidak dapat melegitimasi pembunuhan. Jika Anda melegitimasi junta, Anda melegitimasi militer," ujarnya, seperti dikutip Nikkei Asia, Minggu (25/4).

Empat syarat yang dimaksud adalah pembebasan tahanan politik, dikembalikannya pemerintahan ke pemimpin dan anggota parlemen terpilih, diakhirinya kekerasan, dan menyingkirnya tentara dari jalanan.

"Meskipun kami menyambut baik konsensus tersebut, ini akan diukur dari tingkat tindakan mereka. Pernyataan itu mudah, tetapi jika tidak ada tindakan maka tidak ada artinya," tegasnya.

KTT ASEAN itu dipimpin oleh Sultan Brunei Hassanal Bolkiah sebagai Ketua ASEAN.

Selain Sultan Hassanal Bolkiah, pertemuan itu dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Perdana Menteri (PM) Malaysia Muhyiddin Yassin, PM Singapura Lee Hsien Loong, PM Vietnam Pham Minh Chinh, dan PM Kamboja Hun Sen.

Sementara itu, Filipina diwakili oleh Menteri Luar Negeri Teodoro Locsin, Thailand diwakili oleh Menteri Luar Negeri Don Pramudwinai, Laos diwakili oleh Menteri Luar Negeri Saleumxay Kommasith, dan Myanmar diwakili oleh Panglima Militer Jenderal Min Aung Hlaing.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya