Berita

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrahman/RMOLJakarta

Nusantara

Pangdam Jaya Bentuk 5 Tim Cegah WN India Masuk Jakarta

SABTU, 24 APRIL 2021 | 21:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurrahman membentuk lima tim untuk penanganan Warga Negara Asing (WNA) asal India yang datang ke Indonesia.

Penanganan ini dilakukan pasca melonjaknya kasus virus corona baru (Covid-19) di India.

"Tentang WNA India dan WNI yang datang dari negara India kami jelaskan kami bentuk lima tim," kata Dudung di Hotel Holiday Inn and Suites, Taman Sari seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Jakarta Barat, Sabtu (24/4).


Lima tim yang dibentuk terdiri dari tim pencarian WNA dan WNI, kemudian tim evakuasi, tim  kesehatan, tim penjagaan dan tim pendekatan hukum.

"Tim dibentuk untuk memastikan agar WNA dan WNI dari India menjalani protokol kesehatan Covid-19 secara baik," kata Dudung.

Bagi WNI yang dinyatakan negatif swab Antigen tetap harus menjalani isolasi mandiri di Wisma Atlet Kemayoran, sementara WNA India menjalani isolasi di Hotel Holiday Inn.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya