Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

25 Kecamatan Di Majalengka Siap Gelar Belajar Tatap Muka Pekan Depan

KAMIS, 22 APRIL 2021 | 23:18 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 25 kecamatan di Majalengka dipastikan akan menggelar kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai pekan depan.

Saat ini, Disdik Kabupaten Majalengka juga telah mengeluarkan surat edaran terkait PTM yang mengacu Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

"Ya saya selaku kepala dinas telah mengeluarkan surat edaran hasil dari tindakan lanjut SKB empat menteri terkait pelaksanaan PTM. Kami pastikan itu mulai berjalan pekan depan," ujar Kepala Disdik Kabupaten Majalengka, Ahmad Suswanto, Kamis (22/4).


Ia menjelasakan, kegiatan PTM di Kabupaten Majalengka akan dilaksanakan di 25 kecamatan yang telah berada dalam kategori zona hijau.

"Di Kabupaten Majalengka ini hanya tinggal satu kecamatan yang masih zona merah Covid-19 yakni Kecamatan Ligung, untuk yang lainnya sudah hijau. Itu kita dapatkan berdasarkan laporan dari tim satgas penanganan Covid-19," jelasnya diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Dengan dilaksanakannya kegiatan PTM di Kabupaten Majalengka, Ahmad berharap pihak sekolah bisa lebih ketat menerapkan protokol kesehatan.

Sebab, pandemi Covid-19 masih belum hilang dan menjadi kunci memutus rantai penyebaran virus corona yang efektif ialah disiplin menerapkan protokol kesehatan di lingkungan sekolah.

"Ketika pelaksaan PTM nanti saya pesan, tolong untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan disetiap sekolahnya masing-masing. Jangan sampai abai karena kita tidak tahu virus itu menyerang kepada siapa dan dimana," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya