Berita

Presiden Korea Selatan Moon Jae In mendesak Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk memulai babak baru diplomasi dengan Korea Utara atas program nuklirnya/TNYT

Dunia

Moon Jae In Desak Joe Biden Terlibat Pembicaraan Langsung Dengan Kim Jong Un

KAMIS, 22 APRIL 2021 | 22:19 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Korea Selatan Moon Jae In mendesak Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk memulai babak baru diplomasi dengan Korea Utara atas program nuklirnya.

Hal itu dikemukakan oleh Moon dalam wawancara terbaru yang diterbitkan oleh The New York Times pada Rabu (20/4) kemarin.

Moon menekankan bahwa Biden perlu terlibat langsung dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan tidak mendelegasikan potensi diplomasi kepada pejabat tingkat bawah.


"Titik awal terpenting bagi kedua pemerintah adalah memiliki kemauan untuk berdialog dan duduk berhadap-hadapan sejak dini," kata Moon kepada The New York Times.

"Saya berharap Biden akan turun sebagai presiden bersejarah yang telah mencapai kemajuan substantif dan tidak dapat diubah untuk denuklirisasi lengkap dan penyelesaian perdamaian di Semenanjung Korea," sambungnya.

Dia menjelaskan bahwa meskipun Korea Utara memang menghentikan uji coba nuklir dan misilnya setelah pertemuan resmi pertama Kim Jong Un dengan Presiden Amerika Serikat sebelumnya, Donald Trump, pada tahun 2018 lalu.

Namun sayangnya, Trump menindaklanjuti pertemuan itu dengan buruk dan tidak ada langkah yang lebih konkret yang dicapai, meskipun sempat digelar pertemuan puncak kedua pada Februari 2019.

"Saya percaya bahwa jika kita membangun apa yang ditinggalkan Presiden Trump, kita akan melihat upaya ini membuahkan hasil di bawah kepemimpinan Biden," kata Moon.

Dia juga mendesak Amerika Serikat dan Korea Utara untuk mengembangkan "peta jalan yang saling dipercaya" menuju tujuan akhir denuklirisasi dan penghapusan sanksi internasional yang keras terhadap Pyongyang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya