Berita

Wakil Ketua Komisi IX Fraksi Golkar, Melki Laka Lena/Ist

Politik

Polemik Vaksin Nusantara, Melki Laka Lena: Komunikasi Peneliti Dan BPOM Enggak Jalan

KAMIS, 22 APRIL 2021 | 06:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Polemik vaksin Nusantara yang saat ini masih menjadi perdebatan terjadi karena buruknya komunikasi antara peneliti dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Seperti diketahui, vaksin Nusantara hingga kini belum mendapat izin untuk uji klinis tahap II dari BPOM. Namun belakangan BPOM telah menjalin nota kesepahaman dengan Kemenkes dan TNI perihal nasib vaksin Nusantara.

"Persoalannya adalah komunikasinya enggak jalan antara Badan POM dan peneliti. Kalau soal data tinggal dibaca kok," kata Wakil Ketua Komisi IX Fraksi Golkar, Melki Laka Lena dalam acara Mata Najwa, Rabu malam (21/4).

Selain itu, Melki juga menyayangkan minimnya pihak terkait yang mendebatkan vaksin Nusantara tidak mengamati langsung fakta di lapangan.

"Saya berkali-kali bilang gini, kalau bisa kita mengamati langsung di lapangan. Saya ikuti itu di RS Kariadi dan Komisi IX, angka-angka itu kita perdebatkan dengan sangat baik," sambungnya.

Oleh karenanya, untuk menentukan nasib vaksin Nusantara agar tak berhenti di tengah jalan, ia menyarankan agar data-data peneltian dipublikasi kepada dunia.

"Saya mendorong kepada peneliti, kalau boleh mereka kan selam tiga bulan sudah ada data, bila perlu dikirim ke jurnal internasional biar ini clear semua," tutup politisi Golkar ini.

Populer

Joko Widodo Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang

Sabtu, 08 Mei 2021 | 07:06

Ajakan Presiden Jokowi Makan Babi Saat Lebaran, ICMI: Tidak Punya Empati!

Sabtu, 08 Mei 2021 | 13:17

Respons Insiden Babi Panggang Ambawang, Prof Yusril: Tidak Terjadi Kalau Mensesneg Memahami Tugasnya

Jumat, 14 Mei 2021 | 22:12

Soal Jokowi Dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno

Sabtu, 08 Mei 2021 | 11:55

Soal Otak Sungsang, Nusron Wahid Ajak Ali Ngabalin Dan Busyro Muqoddas Saling Bermaafan

Sabtu, 15 Mei 2021 | 14:47

Aboe Bakar: Kita Serba Salah, Mau Nyumbang Palestina Takut Dibilang Teroris

Minggu, 16 Mei 2021 | 22:10

Sejarawan: Israel Lebih Kuat Dari Palestina, Berhentilah Berperan Sebagai Korban

Sabtu, 15 Mei 2021 | 06:47

UPDATE

Pemudik Baru Pulang Dari Kampung Digiring Petugas Untuk Lakukan Tes Swab

Selasa, 18 Mei 2021 | 20:41

Meski Sulit, Polri Terus Buru Kelompok MIT Pimpinan Ali Kalora

Selasa, 18 Mei 2021 | 20:14

Jazilul Fawaid: Saatnya Jokowi Undang Presiden Palestina-PM Israel Duduk Bersama

Selasa, 18 Mei 2021 | 19:55

Densus 88 Lagi Dalami Jaringan Teror Munarman

Selasa, 18 Mei 2021 | 19:34

Polisi Bakal Umumkan Tersangka Kebakaran Kilang Balongan

Selasa, 18 Mei 2021 | 19:19

Kemenkes: Vaksinasi Gelombang 3 Dimulai, Masyarakat Miskin Dan ODGJ Jadi Prioritas

Selasa, 18 Mei 2021 | 19:12

Berkas Perkara Pembunuhan Laskar FPI Mandek? Ini Kata Polri

Selasa, 18 Mei 2021 | 19:06

Tidak Semua Yahudi Pro Israel

Selasa, 18 Mei 2021 | 18:50

Alasan Pelatih Timnas Belgia Tetap Panggil Eden Hazard Meski Kerap Dilanda Cedera

Selasa, 18 Mei 2021 | 18:50

Di Hadapan Sidang Korupsi Benur, Iis Rosita Dewi Ungkap Kegiatan Tak Biasa Edhy Prabowo

Selasa, 18 Mei 2021 | 18:42

Selengkapnya