Berita

Menko Perekonomian Airlanga Hartarto (kiri) dan Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Dibanding Menteri Lain, Airlangga Paling Loyal Kepada Presiden Jokowi

KAMIS, 22 APRIL 2021 | 05:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sosok Airlangga Hartarto dianggap sebagai menteri Presiden Joko Widodo yang paling loyal.

Membawahi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga dinilai mampu mengoordinasikan dan mengimplementasikan semua kebijakan di tengah ketidakpastian ekonomi akibat krisis kesehatan dunia.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun merespons adanya survei Indonesian Presidential Studies (IPS) yang menyebut persepsi publik terhadap kinerja Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tidak cukup kelihatan bila dibanding Menhan Prabowo Subianto dan Menkeu Sri Mulyani.


"Saya meyakinkan bukan berarti beliau (Airlangga) seperti yang digambarkan dalam survei. Di situasi sulit seperti saat ini, beliau masih bisa mengoordinasikan semua kebijakan di sektor ekonomi," ujar Misbakhun kepada wartawan, Rabu (21/4).

Menurutnya, Kemenko Perekonomian cukup berperan di tengah hantaman pandemi Covid-19. Sejumlah kebijakan sudah diambil, seperti kebijakan makro ekonomi untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

"Dalam situasi saat ini dampak yang paling dirasakan masyarakat adalah di sektor ekonomi. Tetapi Pak Airlangga menunjukkan loyalitas luar biasa kepada Pak Presiden. Dengan segala risikonya, memberikan dukungan penuh terhadap program-program pemerintah dengan konsekuensi politiknya," jelas politisi Golkar ini.

Ia pun membeberkan sejumlah kinerja Airlangga, mulai dari Bantuan Langsung Tunai (BLT). Bantuan perlindungan sosial seperti program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, bantuan sosial tunai (BST), dan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa.

"Contoh sederhananya adalah alokasi anggaran untuk masyarakat kecil itu masih bisa dioperasionalkan. BLT, bantuan lain itu teralokasikan dengan baik," tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya