Berita

India mengalami gangguan pasokan oksigen/Net

Dunia

Pasokan Oksigen Terganggu Di Tengah Badai Covid-19, Puluhan Orang Meninggal

RABU, 21 APRIL 2021 | 21:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kurangnya pasokan oksigen di India membuat setidaknya 22 pasien yang memakai ventilator di rumah sakit meninggal dunia.

Insiden tersebut terjadi di Maharashtra, ketika tangki oksigen yang bocor dan lonjakan kasus Covid-19 membuat rumah sakit tertekan.

Menteri Kesehatan Maharashtra, Rajesh Tope mengatakan, pasien tersebut berada di rumah sakit kota Nashik.


"Pasien yang menggunakan ventilator di rumah sakit di Nashik telah meninggal," kata Tope, seperti dikutip Gulf Today, Rabu (21/4).

"Kebocoran itu terlihat di tangki yang menyuplai oksigen ke pasien-pasien ini. Pasokan yang terputus bisa dikaitkan dengan kematian pasien di rumah sakit," tambahnya.

Pada Selasa (20/4), rumah sakit di Delhi mengatakan mereka hanya memiliki cukup oksigen untuk 8 hingga 24 jam lagi, sementara beberapa rumah sakit swasta hanya memiliki cukup oksigen hanya untuk 4 hingga 5 jam.

Situasinya yang begitu parah membuat beberapa orang mencoba menjarah sebuah kapal tanker oksigen.

Di televisi, terlihat orang-orang dengan tabung oksigen kosong memenuhi fasilitas pengisian ulang, berusaha mendapatkan oksigen untuk menyelamatkan kerabat mereka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya