Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Selasa (20/4), bahwa dari jumlah anak yang dijangkau dapat dilihat bahwa ada permintaan yang kuat dari masyarakat untuk vaksin tersebut.
“Ghana, Kenya dan Malawi menunjukkan bahwa platform vaksinasi masa kanak-kanak yang ada, dapat secara efektif memberikan vaksin malaria kepada anak-anak, beberapa di antaranya belum dapat mengakses kelambu berinsektisida atau tindakan pencegahan malaria lainnya,†kata Dr. Katherine O'Brien, Direktur WHO dari Departemen Imunisasi, Vaksin dan Biologi, seperti dikutip dari situs resmi WHO, Rabu (21/4).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
UPDATE
Kamis, 30 April 2026 | 22:15
Kamis, 30 April 2026 | 21:41
Kamis, 30 April 2026 | 21:37
Kamis, 30 April 2026 | 20:41
Kamis, 30 April 2026 | 20:21
Kamis, 30 April 2026 | 20:16
Kamis, 30 April 2026 | 19:46
Kamis, 30 April 2026 | 19:32
Kamis, 30 April 2026 | 19:27
Kamis, 30 April 2026 | 19:25