Berita

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu/Net

Dunia

Turki Tunda Dialog Damai Afghanistan Hingga Setelah Idul Fitri

RABU, 21 APRIL 2021 | 13:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Turki memutuskan untuk menunda konferensi perdamaian Afghanistan hingga akhir bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Konferensi yang sangat dinanti-nantikan itu sebelumnya dijadwalkan diadakan pada 24 April hingga 4 Mei di Istanbul, Turki.

Namun Taliban telah menolak untuk menghadiri pertemuan tersebut, kecuali setelah seluruh pasukan asing di Afghanistan ditarik.


“Konferensi tidak akan berarti tanpa bergabungnya Taliban. Saat ini kami putuskan untuk menunda karena belum ada kejelasan tentang pembentukan delegasi dan partisipasinya," jelas Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu pada Selasa (20/4), seperti dikutip Al Jazeera.

Cavusoglu mengatakan tidak perlu terburu-buru untuk mengadakan konferensi, khususnya setelah AS memutuskan untuk menarik pasukannya dari Afghanistan.

"Kami pikir akan bermanfaat untuk menundanya. Kami berkonsultasi dengan Qatar, Amerika Serikat, dan PBB, dan memutuskan untuk mengadakannya setelah perayaan Ramadhan dan Idul Fitri," ujarnya.

Penundaan itu dikonfirmasi oleh dua sumber lain, termasuk seorang pejabat yang terlibat dalam proses perencanaan konferensi.

Sementara itu, jurubicara Taliban Mohammad Naeem mengatakan pihaknya tidak mendapatkan informasi tentang penundaan itu.

Sedangkan jurubicara pemerintah Afghanistan menolak untuk berkomentar.

Tahun lalu, AS dan Taliban sepakat untuk menarik semua pasukan asing dari Afghanistan paling lambat pada 1 Mei.

Namun Presiden AS Joe Biden memutuskan untuk menarik pasukannya paling lambat pada 1 September, memperingati 20 tahun tragedi 9/11.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya