Berita

Wanita hebat yang berpotensi maju di Pipres 2024

Politik

8 Wanita Hebat Berpeluang Tampil Di 2024, Khofifah Dan Susi Pudjiastuti Banjir Dukungan

RABU, 21 APRIL 2021 | 13:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tanggal 21 April merupakan hari yang spesial bagi rakyat Indonesia, khususnya kaum perempuan selalu. Sebab, di tanggal tersebut diperingati Hari Kartini yang merupakan tanda emansipasi wanita.

Bertepatan dengan peringatan tersbeut, Kantor Berita Politik RMOL menyampaikan ucapan “Selamat Hari Kartini”. Selain itu, juga memilihkan sebanyak 8 nama wanita hebat yang berpeluang tampil sebagai pemimpin nasional di tahun 2024.

Nama-nama tersebut disusun secara alfabetikal dan diunggah lengkap dengan gambar wajah mereka di Twitter Republik Merdeka @rmol_id, Rabu (21/4).


Mereka adalah mantan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie; Ibu Negara, Iriana Joko Widodo; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; dan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Kemudian ada nama Menteri Keuangan Sri Mulyani; mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti; Menteri Sosial Tri Rismaharini; dan Komisaris Garuda Indonesia, Yenny Wahid.

Di Twitter RMOL, ratusan orang telah menyampaikan respons atas ucapan RMOL ini. Di antaranya langsung memberi pandangan mengenai siapa calon perempuan yang cocok tampil di 2024.

“Tidak ada yang hebat. Dari semua itu, jika terpaksa memilih, maka saya memilih Ibu Khofifah,” tutur warganet Maha Lembata yang cenderung mendukung mantan Mensos tersebut.

Senada itu, akun @NU_GarisLurus juga menyatakan dukungan untuk Khofifah. “Seandainya nggak ada kaum laki-laki yang jadi calon dan tidak ada pilihan, saya juga pilih Bu Khofifah,” tegasnya.

Selain Khofifah, figur lain yang mendapat dukungan adalah Susi Pudjiastuti. “Ibuku Susi Pudjiastuti aja min. Yang lainnya no way,” tegas akun @noni_aja.

“Kyanya cuma buat Bu Susi aja apresiasi saya, walau tetap respect ke kaum Ibu semua,” tutur akun @GYPrasetya.
·
Sementara Dessy Widias Grice menilai bahwa Susi merupakan sosok hebat. Sedangkan warganet lain menyebut bahwa calon selain Susi layak ditenggelamkan.

“Jangan baper. Yang pantes cuma Bu Susi,” kata Kang Mas Prabu.

Tidak sedikit juga warganet yang nyinyir dalam berkomentar. Mereka tak jarang mempermasalahkan nama yang muncul yang terkesan hanya itu-itu saja. Padahal di satu sisi sedang dibutuhkan figur pemutus mata rantai dagang politik.

“Grace Natalie, atau Iriana, atau Puan. Biar ancur sekalian bangsa ini,” nyinyir @Sofyan73585478.

Ada juga akun @Maskhum1 yang ngawur dalam berkomentar. Alih-alih memilih, dia justru mencari sosok pemeran wanita di sinetron Si Doel Anak Sekolahan.

“Kalau ada Sarah atau Zaenab nya si Doel aku pilih mereka,” tuturnya.

Sementara @zzuddinalfatih mengusulkan satu nama yang turut pantas masuk calon potensial. Dia adalah Siti Noordjannah Djohantini, yang merupakan ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Aisyiyah.

“Jangan lupa ada lagi wanita hebat yang memimpin organisasi perempuan terbesar di Indonesia PP Aisyiyah, Siti Noordjannah, memimpin banyak rumah sakit dan sekolah terbaik di Indonesia,” tuturnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya