Berita

Ilustrasi vaksin Sputnik V/Net

Kesehatan

Kemenkes Rusia Umumkan Efikasi Vaksin Sputnik V 97,6 Persen

RABU, 21 APRIL 2021 | 03:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Vaksin Sputnik V diklaim telah memiliki tingkat efikasi hingga 97,6 persen.

Hal tersebut diumumkan Pusat Penelitian Epidemiologi dan Mikrobiologi Nasional Gamaleya dari Kementerian Kesehatan Federasi Rusia dan Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), Selasa (20/4).

Efikasi vaksin Sputnik V tersebut diketahui berdasarkan analisis data tingkat infeksi virus corona pada orang Rusia yang telah divaksinasi dengan kedua komponen Sputnik V.


Direktur Gamaleya Research Institute of Epidemiology and Microbiology, Alexander Gintsburg bahkan menduga efikasi vaksin Sputnik V lebih tinggi dari hasil analisis yang sudah dilakukan.

"Karena data pada sistem registrasi kasus memungkinkan adanya jeda waktu antara pengumpulan sampel (tanggal aktual penyakit) dan diagnosis. Sputnik V sekali lagi mengonfirmasi keefektifannya yang tinggi dalam pencegahan infeksi virus corona," jelas Alexander Gintsburg.

Menurut data, dari 3,8 juta orang Rusia yang divaksinasi dengan kedua komponen Sputnik V dari 5 Desember 2020 hingga 31 Maret 2021 sebagai bagian dari program vaksinasi masyarakat skala besar, tingkat infeksi hanya 0,027 persen mulai dari hari ke-35 dari tanggal pertama vaksinasi.

Pada saat yang sama, tingkat infeksi di antara populasi orang dewasa yang tidak divaksinasi 1,1 persen untuk periode yang sama, dimulai dari hari ke-35 setelah peluncuran vaksinasi skala massal di Rusia.

Sputnik V disetujui untuk digunakan di 60 negara dengan total populasi 3 miliar orang. Sputnik V menempati urutan kedua di antara vaksin virus corona secara global dalam hal jumlah persetujuan yang dikeluarkan oleh regulator pemerintah.

Sputnik V juga telah disetujui di Rusia, Belarus, Argentina, Bolivia, Serbia, Aljazair, Palestina, Venezuela, Paraguay, Turkmenistan, Hongaria, UEA, Iran, Republik Guinea, Tunisia, Armenia, Meksiko, Nikaragua, Myanmar, Pakistan, serta beberapa negara lain.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya