Berita

Politisi Gerindra, Arief Poyuono/Ist

Politik

Daripada Beli Peternakan Belgia, Arief Poyuono Suruh Erick Thohir Tengok Lereng Gunung Merapi

RABU, 21 APRIL 2021 | 03:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rencana pembelian peternakan sapi di Belgia yang disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menuai kritik.

Bagi politisi Gerindra, Arief Poyuono, rencana tersebut tidak tepat karena Indonesia sudah memiliki segudang peternakan berkualitas bagus.

"Kalau dibilang bibit sapi Indonesia kurang bagus, saya rasa enggak juga kok. Coba saja lihat peternakan lokal di Sumbawa, di lereng Merapi dan lainnya, bagus kok mutu sapi lokalnya," kata Arief Poyuono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (20/4).


Soal kualitas sapi juga dinilainya tidak tepat menjadi alasan BUMN membeli peternakan di luar negeri. Sebab bagi mayoritas masyarakat Indonesia, yang dibutuhkan bukanlah kualitas sapi.

"Memangnya masyarakat makan bakso milih-milih dan tahu itu sapi lokal apa sapi impor? Kan tahunya murah dan enak," kritiknya.

Masalah lain yang harus dicermati Kementerian BUMN yakni sulitnya akses permodalan membuat usaha ternak dalam negeri tidak maju.

"Bank-bank BUMN enggak mau mendanainya. Kalau Erick Thohir memang perhatian dengan masalah penyedian daging sapi dan mendukung tumbuhnya peternakan sapi lokal, tinggal suruh saja tuh bank-bank BUMN mendanai peternak sapi lokal," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya