Berita

SU-35/Net

Dunia

Pakar: SU-35 Rusia Mampu Kalahkan F-22 Raptor AS

SELASA, 20 APRIL 2021 | 14:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jet tempur Sukhoi SU-35 disebut-sebut  memiliki kemampuan yang lebih mumpuni dari F-22 Raptor milik Amerika Serikat (AS).

Bahkan pakar pertahanan Alex Locke menyebut, jet yang sudah diproduksi sejak 2007 itu akan mengalahkan F-22 jika mereka bertemu dalam pertempuran udara yang sebenarnya.

Dikutip dari Eurasian Times, F-22 tidak memiliki persenjataan untuk mendominasi langit. Sementara jet Sukhoi ini dapat membawa lebih banyak amunisi dan memiliki kemampuan manuver yang lebih baik.


Meski pertempuran udara adalah fitur utama dari F-22 yang diproduksi oleh Lockheed Martin, namun dalam petempuran tatap muka jet tempur itu akan mengalami kerugian.

Itu lantaran F-22 menyimpan semua persenjataannya di dalam pesawat. Selain itu, F-22 Raptor juga jarang digunakan untuk mencegat pesawat musuh.

Jadi, selama intersepsi, F-22 biasanya akan mendekati pesawat yang telah menginvasi wilayah udara dan mengirimkan pesan melalui radio, "Berbalik, atau saya akan mengambil tindakan balasan".

Biasanya, ini disertai dengan demonstrasi ke musuh potensial sayap dengan rudal.

"Tapi F-22 tidak pernah bisa melakukannya; karena desain silumannya, karena semua misil dan bom disimpan di dalam pesawat," jelas Locke.

Menurutnya, Angkatan Udara AS merancang F-22 untuk menyerang dari persembunyian dalam jarak yang sangat jauh. Sehingga pertempuran tatap muka dengan SU-35 akan merugikan F-22.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya