Berita

Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam/Net

Politik

Soal Menteri Berinisial M Akan Direshuffle, Saiful Anam: Candaan PKB Yang Sedang Menghibur Diri

SELASA, 20 APRIL 2021 | 12:12 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dianggap sedang menghibur diri dengan mengapungkan isu menteri berinisial "M" akan dicopot oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam, kemunculan inisial M oleh PKB dianggap hanya sebuah candaan.

"Nama menteri dengan inisial M yang akan direshuffle menurut saya hanya candaan PKB saja. Karena kalau inisial M, maka semua menteri dapat dipelesetkan dengan inisial M. Misalnya Mas Abdul Halim Iskandar atau bahkan Mbak Ida Fauziyah," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (20/4).


Selain itu, inisial M dilontarkan juga karena saat ini sedang santer-santernya sorotan publik terhadap menteri asal PKB soal dugaan jual beli jabatan di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

"Bisa jadi PKB sedang menghibur diri di tengah kemungkinan dua menterinya akan direshuffle sekaligus oleh Presiden Jokowi. Apalagi isu yang kurang sedap menimpa kakak kandung Muhaimin Iskandar sendiri, tentu sangat berat bagi PKB untuk melepas posisi Abdul Halim dari posisi Mendes PDTT," papar Saiful.

Bukan hanya Abdul Halim, menurut Saiful posisi Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, juga mendapat sorotan publik.

"Di mana kinerjanya (Ida) hingga sampai saat ini belum dianggap maksimal di tengah tuntutan sektor ketenagakerjaan di masa pandemi Covid-19," pungkas Saiful.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya