Berita

Manajer legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson, masih tak percaya klub yang pernah dibawanya berjaya ikut mendirikan Liga Super Eropa/Net

Sepak Bola

Kekecewaan Sang Manajer Legendaris Mendengar Man United Ikut Liga Super Eropa

SENIN, 19 APRIL 2021 | 17:52 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kemunculan Liga Super Eropa yang digagas 12 klub elite benua biru itu tak sepenuhnya mendapat dukungan. FIFA, UEFA, dan asosiasi sepak bola sejumlah negara Eropa pun sudah menyatakan penolakan terhadap kelahiran kompetisi ini.

Tak terkecuali manajer legendaris Manchester United, Sir Alex Ferguson. Manajer terbaik dalam sejarah panjang tim berjuluk Setan Merah itu tampak menunjukkan kekecewaannya karena MU ikut menjadi salah satu klub pendiri Liga Super Eropa.

Man United, bersama 5 klub asal Inggris lainnya, bersama-sama mendirikan Liga Super Eropa. Kompetisi yang rencananya baru bergulir pada musim 2023-2024 itu hanya akan mempertemukan tim-tim papan atas Eropa, plus 5 klub yang telah diseleksi melalui proses kualifikasi.


Dalam pandangan Sir Alex Ferguson yang pernah membawa MU berjaya di Eropa, kompetisi Liga Champions sudah cukup mumpuni untuk meningkatkan kualitas tim-tim asal benua biru.

Sehingga, kemunculan Liga Super Eropa justru akan mengebiri peluang tim-tim medioker untuk bisa merasakan atmosfer pertandingan saat bersua tim-tim besar. Plus menutup peluang untuk bisa berjaya di Eropa.

"Pembicaraan tentang Liga Super adalah langkah yang menjauh dari 70 tahun sejarah sepak bola Eropa. Baik sebagai pemain untuk tim provinsi Dunfermline di tahun 60-an, dan sebagai manajer di Aberdeen yang bisa memenangkan Piala Winners Eropa. Untuk klub provinsi kecil di Skotlandia itu seperti mendaki Gunung Everest," ucap Sir Alex, dikutip Reuters, Senin (19/4).

Pria asal Skotlandia itu kemudian mencontohkan Everton yang menginvestasikan 500 juta poundsterling untuk membangun stadion baru demi tujuan bisa tampil di Liga Champions.

"Selama saya di United, kami bermain di empat final Liga Champions dan itu selalu menjadi malam yang paling spesial. Saya tidak yakin Manchester United terlibat dalam hal ini (ikut membentuk Liga Super Eropa), karena saya bukan bagian dari proses pengambilan keputusan," tandas Sir Alex Ferguson.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya