Berita

Menteri Luar Negeri Selandia Baru, Nanaia Mahuta/Net

Dunia

Selandia Baru: Kami Tidak Nyaman Five Eyes Digunakan Untuk Memprovokasi China

SENIN, 19 APRIL 2021 | 10:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Selandia Baru tidak akan menggunakan aliansi Five Eyes untuk memprovokasi atau terlibat dengan China.

Menteri Luar Negeri Selandia Baru, Nanaia Mahuta mengatakan, Five Eyes merupakan aliansi untuk berbagi intelijen terkait keamanan. Sehingga Selandia Baru tidak ingin melihat adanya perluasan cakupan dalam kerja sama tersebut.

"Kami tidak nyaman dengan memperluas kewenangan Five Eyes. Kami lebih suka mencari peluang multilateral untuk mengekspresikan kepentingan kami," ujarnya pada Senin (19/4), seperti dikutip The Guardian.


Lebih lanjut, ia mengatakan, sejak awal bergabung dengan aliansi tersebut, Selandia Baru telah menegaskan bahwa Five Eyes tidak dapat dijadikan kontak untuk menyampaikan pesan mengenai berbagai masalah.

“Mereka benar-benar ada di luar kendali Five Eyes. Kami tidak menyukai jenis pendekatan itu dan telah mengungkapkannya kepada mitra Five Eyes," tambahnya.

Baru-baru ini, anggota aliansi tersebut meminta Five Eyes untuk menyatakan sikap atas situasi di Hong Kong dan Xinjiang.

Dalam pernyataan bersama tersebut, Selandia Baru tidak mengikutsertakan diri.

Alih-alih, Mahuta menjelaskan, Selandia Baru telah menyampaikan pandangannya secara langsung pada China.

Five Eyes sendiri aliansi yang terdiri dari Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baaru.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya