Berita

Hassan Rouhani dan Emmerson Mnangagwa/Net

Dunia

Ucapkan Selamat Atas HUT Kemerdekaan Zimbabwe, Rouhani Yakin Mnangagwa Mampu Hadapi Kesulitan Termasuk Sanksi AS

SENIN, 19 APRIL 2021 | 07:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran mendukung upaya Republik Zimbabwe dalam perjuangan melawan sanksi sepihak AS. Hal itu dikatakan  Presiden Iran Hassan Rouhani dalam ucapan selamat atas ulang tahun kemerdekaan Republik Zimbabwe kepada Presiden Emmerson Mnangagwa

Rouhani yakin, Zimbabwe dapat mengatasi masalah dan konsekuensi sanksi sepihak AS dengan perlawanan dan ketabahan dengan empat dekade kemerdekaannya.

"Saya yakin bahwa dengan empat dekade kemerdekaan, rakyat Zimbabwe dapat mengatasi masalah dan konsekuensi AS. Itu adalah sanksi sepihak yang juga dialami Iran," kata Rouhani, seperti dikutip dari Iran Press, Minggu (18/4)


Kemerdekaan yang diraih Zimbabwe adalah hasil perjuangan anti-kolonial dan anti-rasis, kata Rouhani.

"Saya memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesehatan dan kesuksesan Presiden Zimbabwe, dan untuk kehormatan rakyat Republik Zimbabwe,"  ujar Rouhani.

Zimbabwe memperoleh kemerdekaan resmi pada 18 April 1980. Pada 2003, AS menjatuhkan sanksi kepada negara itu sebagai tanggapannya atas kekerasan yang terjadi di negara di Afrika Selatan itu.

Kekerasan yang didukung pemerintah, yang mengancam keamanan regional, membuat AS mengambil tindakan segera dengan memberlakukan sanksi keuangan yang ditargetkan terhadap individu dan entitas yang bertanggung jawab atas praktik tidak demokratis dan pelanggaran hak asasi manusia.

Juga memberlakukan pembatasan perjalanan terhadap individu tertentu, larangan transfer barang dan layanan pertahanan, dan penangguhan bantuan non-kemanusiaan antar pemerintah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya