Berita

Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh/Net

Dunia

Doyan Beri Sanksi Negara Lain, AS Dikecam Iran: Sejak Dulu Tidak Berubah!

SABTU, 17 APRIL 2021 | 16:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Iran bereaksi keras atas sanksi baru yang dijatuhkan pemerintah AS kepada Rusia, mereka mengatakan keputusan tersebut sebagai langkah yang salah..

Dalam sebuah pernyataan, Menteri Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan bahwa Teheran dengan tegas menolak sanksi yang dijatuhkan Washington kepada Moskow.

"Kecenderungan pemerintah AS untuk memberikan sanksi kepada negara lain dengan dalih palsu telah menjadi pendekatan yang dilembagakan negara itu," katanya seperti dikutip dari Tass, Sabtu (17/4).


"Perubahan pemerintahan AS, ternyata sama sekali tidak membuatnya berubah, tidak mempengaruhi pendekatan ini," tegasnya, menekankan bahwa sejak dulu kebiasaan AS menjatuhkan sanksi tidak pernah berubah.

Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden pada hari Kamis mengumunkan sejumlah sanksi baru terhadap Rusia, termasuk pengusiran 10 diplomat karena dugaan campur tangan dan peretasan pemilu.

Dengan sanksi baru, Departemen Keuangan AS melarang lembaga keuangan Amerika berpartisipasi di pasar utama untuk obligasi dalam mata uang rubel atau non-rubel yang diterbitkan setelah 14 Juni oleh Bank Sentral Rusia, Dana Kekayaan Nasional, atau Kementerian Keuangan, serta meminjamkan rubel atau dana dalam denominasi non-rubel kepada mereka.

Sebagai tanggapan, Rusia mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka akan meminta 10 diplomat AS untuk angkat kaki negara itu dan mengambil tindakan pembalasan lainnya.

Moskow juga akan memasukkan delapan pejabat tinggi AS ke dalam daftar hitam dan akan memperkuat aturan kerja untuk diplomat AS di Rusia, kata Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya