Berita

Presiden Joko Widodo melantik Budi Gunawan menjadi Kepala BIN/Net

Politik

Jokowi Dan BG Berpeluang Sama Jadi Ketum PDIP, Mana Lebih Kuat?

SABTU, 17 APRIL 2021 | 16:09 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Presiden Joko Widodo dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan dianggap memiliki peluang yang sama untuk menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan menggantikan Megawati Soekarnoputri.

Begitu pandangan Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul kepada Kantor Barita Politik RMOL, Sabtu (17/4).

“Saat ini PDIP banyak kader yang mumpuni yang berasal dari luar trah Soekarno. Munculnya Budi Gunawan atau Jokowi,” kata Adib.


Adib kemudian mengulas, Joko Widodo memiliki peluang sebagai king maker dalam perhelatan Pilpres 2024 yang akan datang. Hal ini sejurus dengan berakhirnya kepemimpinan Megawati sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan.

“Yang pasti 2024, Jokowi bisa jadi king maker ditambah selama tujuh tahun terakhir ini saat jadi Presiden Jokowi mampu membangun kepemimpinan yang egaliter di PDIP” tandas Adib.

Sementara Budi Gunawan, diketahui publik sangat dekat dengan Megawati Soekarnoputri sehingga memiliki chemistry yang kuat. Ditambah, sosok Budi Gunawan melekat sebagai seorang Jenderal senior dan disegani di Kepolisian.

“Saya kira tak bisa diragukan lagi Budi Gunawan memimpin gerbong banteng moncong putih itu,” pungkas Adib.

Namun jika bicara mana yang lebih berpeluang menjadi Ketum di luar trah Soekarno, Adib menegaskan Joko Widodo lah yang memiliki peluang lebih ketimbang Budi Gunawan menahkodai PDIP.

“Jokowi yang lebih kuat dan berpeluang, namun dari sisi manajerial, Budi Gunawan cukup diperhitungkan,” demikian Adib.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya