Berita

Lambang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)/Net

Politik

Selama Ini PKB Lebih Suka Kerjasama Dengan Partai Nasionalis Ketimbang Parpol Islam

SABTU, 17 APRIL 2021 | 12:07 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wacana pembentukan Poros Partai Islam yang diisi oleh partai-partai politik berbasis massa Islam sulit terwujud jika Partai Kebangkitan Bangsa alias PKB tidak ikut berhimpun.

Pakar hukum tata negara yang juga pemerhati politik, Refly Harun berpandangan, selama ini partai besutan Muhaimin Iskandar itu lebih suka menjalin kerjasama dengan partai nasionalis ketimbang membangun poros Islam.

"Selama ini kita tahu bahwa PKB itu lebih suka dengan partai-partai yang bercorak nasionalis," kata Refly dalam video Youtube miliknya, berjudul "Poros Islam Dukung Anies di 2024", yang dilihat redaksi, Sabtu (17/4).


Dengan tidak hadirnya PKB, Poros Islam akan sulit terwujud lantaran Koalisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang sudah menjajaki Poros Islam tak memenuhi syarat jumlah minimal kursi.

PKS memiliki 50 kursi, sementara PPP hanya 19 kursi.

Untuk bisa mengajukan pasangan capres dan cawapres, butuh minimal 115 kursi di DPR.

"Harus ada PKB-nya, padahal kita tahu yang paling sulit itu PKB," tandas Refly.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya