Berita

Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB Syaiful Huda/Net

Politik

Sambut Baik Pandangan Refly Harun, PKB Siap Pimpin Koalisi Poros Partai Islam

SABTU, 17 APRIL 2021 | 10:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan pengamat politik sekaligus pakar hukum tata negara, Refly Harun bahwa rencana pembentukan Poros Islam pada Pilpres 2024 tanpa PKB hanya mimpi, bisa saja benar.

Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB Syaiful Huda mengatakan, pernyataan Refly Harun tersebut sangat beralasan dan relevan.

Sebab, PKB merupakan partai berbasis Islam yang mendapatkan suara terbanyak alias pemenang Pemilu 2019 dari partai Islam.


"Apa yang disampaikan Refly Harun sangat relevan ya menurut kami. Karena apa? Karena PKB kan partai Islam pemenang di Pemilu 2019 lalu," kata Huda kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (17/4).

Huda mengatakan, pada prinsipnya PKB membuka diri, termasuk rencana pembentukan Poros Islam untuk pilpres mendatang. Bahkan, PKB siap memimpin koalisi poros Islam tersebut.

"Prinsipnya kita open terkait koalisi Poros Islam ini, bahkan siap menjadi pemimpin dari partai-partai berbasis masa Islam ini," tuturnya.

"Karena PKB memang sebagai partai berbasis masa Islam terbesar di Indonesia," demikian Syaiful Huda menambahkan.

Refly Harun sebelumnya mengatakan, pembentukan Poros Islam alias Poros Partai Islam atau sering juga disebut sebagai Poros Ketiga, akan terwujud apabila PKB ikut bergabung.

Partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu akan menjadi penentu bagi terbentuknya Poros Islam. Apalagi jika poros itu ingin mengusung pasangan capres dan cawapres pada Pilpres 2024.

"PKB menjadi penentu bagi Poros Islam kalau mau terbentuk. Dan kalau tidak, maka Poros Islam itu tidak akan ada, kecuali kerja sama di dalam pemilihan legislatif," kata Refly Harun dalam video Youtube miliknya berjudul "Poros Islam Dukung Anies di 2024", Jumat (16/4).

Agar memenuhi syarat pancalonan, PKB bersama PKS dan PPP harus berkoalisi. Sementara PAN sudah tegas menolak wacana Poros Islam.
    
"Satu saja tidak mau bergabung, maka selesailah mimpi soal poros Islam dengan calon presiden dan calon wakil presidennnya," demikian Refly Harun.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya