Berita

Presiden Joe Biden/Net

Dunia

Geger Penembakan Massal, Biden Desak Kongres Perketat Aturan Keamanan Senjata

SABTU, 17 APRIL 2021 | 07:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden AS Joe Biden angkat bicara mengenai teror penembakan massal terbaru yang menelan korban sebanyak 8 orang di Indianapolis.

Menanggapi peristiwa mematikan itu, Biden telah mendesak Kongres untuk mengatasi 'epidemi' kekerasan senjata dengan memberlakukan langkah-langkah keamanan senjata.

"Terlalu banyak orang Amerika yang meninggal setiap hari karena kekerasan senjata," kata Biden dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (16/4), seperti dikutip dari Reuters.


"Itu menodai karakter kami dan menembus jiwa bangsa kami," lanjutnya.

Peristiwa berdarah itu terjadi di pusat operasi FedEx dekat Bandara Internasional Indianapolis setelah pukul 11 ​​malam waktu setempat pada Kamis (15/4) malam.

Para saksi menggambarkan adegan kacau, ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan di tempat parkir di fasilitas FedEx Ground dekat bandara utama Indianapolis, sebelum memasuki fasilitas dan terus menembak.

Usai kejadian petugas datang dan menemukan tersangka tewas di dalam fasilitas dengan luka tembak yang tampaknya dilakukan sendiri, bersama dengan empat korban. Empat korban lainnya berada di luar.

Pelaku diidentifikasi sebagai Brandon Hole, 19 tahun, yang terakhir dipekerjakan oleh FedEx pada tahun 2020.

Data dari Gun Violence Archive (GVA), menyebutkan setidaknya telah terjadi 45 peristiwa penembakan sejak penembakan spa di kawasan Atlanta pada 16 Maret.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya