Berita

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2021 yang digelar DPD Partai Golkar Provinsi Banten/Repro

Politik

Teriakan 'Airlangga Presiden' Menggema Di Rakerda Golkar Banten

SABTU, 17 APRIL 2021 | 05:40 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Teriakan Airlangga untuk Pilpres 2024 menggema dalam agenda Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2021 yang digelar DPD Partai Golkar Provinsi Banten, Jumat (16/4).

Tak hanya Airlangga untuk 2024, gema suara kader beringin juga nyaring menyuarakan 'Andika Hazrumy Gubernur'.

Ketua DPD Partai Golkar Banten, Ratu Tatu Chasanah mengatakan, rakerda digelar salah satunya untuk menyosialisasikan hasil Rapimnas DPP Partai Golkar yang digelar pada awal Maret 2021.


"Kami harus sukses konsolidasi untuk menang pilkada, pileg, dan pilpres pada pemilu serentak 2024," tegas Tatu diberitakan Kantor Berita RMOLBanten.

Soal dorongan Airlangga untuk 2024 mendatang, Tatu mengamini bahwa hal tersebut sesuai dengan suara 34 DPD Provinsi.

"Pak Airlangga sudah diminta oleh 34 DPD provinsi untuk maju pada pilpres. Kunci kemenangan tahap awal kita adalah konsolidasi dan sosialisasi. Untuk pilkada Banten dan kabupaten/kota, wajib kader Golkar maju," kata Tatu.  

Turut hadir, antara lain Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (PP) Jawa I Iswara, Wasekjen Bidang PP Jawa 1 Andika Hazrumy, dan seluruh ketua DPD Partai Golkar kabupaten/kota di Banten.

Menurut Tatu, untuk sukses pemilu serentak tahun 2024, Partai Golkar harus memperkuat konsolidasi dengan merapikan struktur partai hingga ke tingkat bawah. Kemudian, pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Banten dan kabupaten/kota, anggota Fraksi Golkar DPR RI dan DPRD, wajib menyosialisasikan Airlangga Hartarto kepada masyarakat.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menjelaskan bahwa rakerda merupakan tindaklanjut dari Rapimnas yang telah membahas banyak hal.

"Intinya adalah, apa yang harus kita lakukan dalam proses pemenangan. Energi kita harus fokus pada pemilu serentak tahun 2024," ujarnya.

Menurut Doli, Pemilu serentak 2024 cukup berat, sehingga program yang dilakukan dalam proses pemenangan perlu dilakukan sistematis.

"Seluruh kader harus mulai bekerja, menjalankan amanat munas dan rapimnas, serta rakerda," tandasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya