Berita

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono/Net

Presisi

Lewat Operasi Keselamatan, Korlantas Polri Sosialisasikan Peniadaan Mudik

JUMAT, 16 APRIL 2021 | 22:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Korlantas Polri menggelar operasi keselamatan yang sudah dimulai sejak 12-25 April 2021. Operasi keselamatan ini digelar dalam rangka sosialisasi peniadaan mudik.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono mengatakan, operasi keselamatan menyasar masyarakat sebagai sarana sosialisasi agar mengundurkan niat mudik lebaran.

Istiono meyakini dengan sosialisasi, diharapkan masyarakat sadar untuk mengurungkan niat mudik pada lebaran 2021 baik sebelum atau sesudah peniadan mudik pada 6-17 Mei 2021.


“Operasi keselamatan salah satunya untuk sosialisasi terkait peniadaan mudik. Kita akan gencar mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudik, baik sebelum, ketika peniadaan mudik dimulai atau sesudahnya,” kata Istiono dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/4).

Istiono mengungkapkan operasi keselamatan juga bentuk sosialisasi masyarakat bahwa polisi serius untuk menghalau pemudik yang tetap nekat meski peniadaan mudik sudah diterbitkan pemerintah. Salah satu keseriusan polisi yakni dengan menyiapkan 333 titik penyekatan dari Bali sampai Lampung.

“Kita juga sosialisasi titik-titik penyekatan. Ini kita beritahu supaya masyarakat bisa memahami tidak ada celah untuk lolos dari penyekatan peniadaan mudik,” terangnya.

Setelah sosialisasi, peniadaan mudik akan dimulai pada 6-17 Mei 2021. Istiono memastikan jajarannya berjaga 24 jam untuk memastikan tidak ada pemudik yang lolos dari pos-pos penyekatan.

“Kami pastikan tidak ada yang bisa lolos. Anggota berjaga 24 jam, ada 3 shift. Kami ingin masyakarat sadar bahwa tujuan peniadaan mudik untuk kebaikan bersama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya