Berita

Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Bupati Kupang, Korinus Masneno di kantor Bupati Kupang/Ist

Politik

Haris Pertama Berharap Bantuan KNPI Bisa Ringankan Beban Warga Kupang

JUMAT, 16 APRIL 2021 | 14:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aksi sosial terus dilakukan Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) dalam meringankan warga yang terdampak bencana.

DPP KNPI yang sebelumnya memberi bantuan kepada korban banjir bandang di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Kamis kemarin (15/4) turut menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir bandang akibat bencana siklon seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan berupa sembako itu ditujukan pada warga di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, dan Kabupaten Malaka.


Secara simbolis, Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama menyerahkan bantuan tersebut kepada Bupati Kupang, Korinus Masneno di kantor Bupati Kupang. Dalam penyerahan ini, Haris Pertama didampingi oleh Ketua DPD KNPI NTT, Ketua DPD KNPI Kabupaten serta puluhan kader KNPI wilayah NTT.

Kepada Bupati Korinus, Haris Pertama menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Kupang dan NTT. Dia berharap bantuan yang diberikan bisa meringankan beban masyarakat.

“Bantuan ini merupakan bentuk wujud kepedulian kami dari KNPI. Bagi KNPI, anak muda harus turut serta berempati terhadap daerah, khususnya sosial kemasyarakatan,” ujar Haris Pertama kepada wartawan, Jumat (16/4).

Haris menjelaskan bahwa kedatangan KNPI di Kabupaten Kupang telah membawa sediki kebahagian bagi para korban bencana. Haris berkeyakinan jika semua elemen bersatu padu, maka Kabupaten Kupang akan cepat pulih.

“Ini beberapa tahap. Saat ini juga ada inisiatif teman-teman KNPI untuk melanjutkan penggalangan dana. KNPI akan terlibat dan partisipasi aktif dalam penanganan bencana di Provinisi NTT,” ujarnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya