Berita

Menteri Kesehatan Lebanon, Hamad Hassan/Net

Dunia

Lebanon Tertarik Lakukan Uji Klinis Vaksin Soberana 02 Buatan Kuba

JUMAT, 16 APRIL 2021 | 14:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Kesehatan Lebanon, Hamad Hassan, telah menunjukkan minatnya pada uji klinis vaksin Covid-19 buatan Kuba. Hal itu disampaikannya saat menggelar pertemuan dengan Duta Besar Kuba untuk Beirut, Alexander Pellicer, pada Kamis (15/4) waktu setempat.

Hassan mengatakan bahwa Lebanon telah diakreditasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia untuk jenis eksperimen ini yang akan meningkatkan akses negara itu ke lebih banyak vaksin, setelah menjamin keefektifan dan keamanan.

Pada gilirannya, diplomat Kuba mengatakan bahwa Lebanon mungkin akan berpartisipasi dalam fase ketiga uji klinis vaksin Kuba Soberana 02 dan Abdala.


Setelah mengonfirmasi kepentingan otoritas negara Mediterania ini, duta besar mengatakan bahwa kontak akan mulai dilakukan untuk mencapai kesepakatan dalam dua minggu dan mengamankan jumlah dosis.

 "Sejauh ini percobaan dengan vaksin yang dibuat di Kuba telah melibatkan 150.000 orang di Kuba, banyak lainnya di Iran dan Venezuela, tanpa catatan efek samping yang serius," jelasnya, seperti dikutip dari Prensa Latina, Jumat (16/4).

"Vaksin Soberana 02 efektif dalam dua atau tiga dosis dan Abdala, dalam dua dosis," kata Pellicer.

Duta Besar Kuba mengatakan bahwa jika kesepakatan tentang uji klinis di Lebanon tidak tercapai, ia akan mengirimkan file dari setiap vaksin ke Kementerian Kesehatan negara ini untuk dipelajari dan digunakan dalam keadaan darurat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya