Berita

Unjuk rasa anak-anak di Argentina untuk menolak sekolah daring selama pandemi Covid-19/Net

Dunia

Tolak PJJ, Anak-anak Di Argentina Gelar Unjuk Rasa: Jangan Tutup Sekolah!

JUMAT, 16 APRIL 2021 | 11:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Warga Argentina, yang didominasi anak-anak melakukan aksi unjuk rasa, menuntut agar sekolah segera dibuka.

Lebih dari 100 orang berkumpul di dekat kediaman Presiden Argentina Alberto Fernandez pada Kamis (15/4).

Pengunjuk rasa yang sebagian besar anak-anak membawa genderang dan barang-barang untuk dipukul agar bisa menghasilkan bunyi, sementara yang lainnya membunyikan klakson mobil.


"Pendidikan adalah hak kami! Jangan tutup sekolah!" seru mereka, seperti dikutip Sputnik.

"Kami ingin sekolah!" begitu tulisan poster yang mereka bawa.

Sehari sebelumnya, Rabu (14/4), Fernandez mengumumkan pembatasan baru terkait Covid-19, termasuk menutup sekolah selama dua pekan dan kembali ke pelajaran daring atau yang dikenal pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Jam malam juga diberlakukan di Buenos Aires dari pukul 8 malam hingga 6 pagi.

Menurut Fernandez, dalam sebulan terakhir, jumlah penularan di Argentina meningkat lebih dari dua kali lipat, kebanyakan terkonsentrasi di daerah ibukota dan sekitarnya.

Untuk itu, pembatasan diperlukan setidaknya hingga akhir April.

Argentina telah mencatat lebih dari 2,62 juta kasus Covid-19 ini, dengan sekitar 59.000 kematian.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya