Berita

Prof Jimly Asshiddiqie/Net

Politik

Dukung Reshuffle, Gemaku: Jimly Asshiddiqie 'Oase' Perbaikan Kinerja Kabinet

JUMAT, 16 APRIL 2021 | 08:28 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dukungan atas rencana reshuffle kabinet jilid II terus bermunculan di kalangan masyarakat. Salah satunya dari Generasi Muda Khonghucu Indonesia (Gemaku).

Bahkan Ketua Umum Gemaku, Kristan, dengan lugas mendukung penuh Profesor Jimly Asshiddiqie sebagai salah satu kandidat menteri jika reshuffle jadi dilakukan presiden.

"Gemaku menilai sosok Jimly Asshiddiqie sebagai sosok netral yang imparsial. Beliau tentunya akan bisa menjadi penyeimbang yang mumpuni untuk mengawal kepemimpinan pak Jokowi," kata Kristan, Jumat (16/4).


Ditambahkan Kristan, Jimly Asshiddiqie juga dikenal sebagai sosok yang sangat dekat dengan semua kalangan. Dia bukan sosok yang akan membela kepentingan bangsa secara sepihak.

Sebagai cendekiawan sekaligus akademisi, menurut Kristan, Jimly merupakan modal penting bagi seluruh komponen bangsa.

"Selain itu integritasnya sudah sangat teruji," tambahnya.

Untuk itu, Gemaku berharap Presiden Joko Widodo bisa mempertimbangkan untuk melibatkan Jimly Asshiddiqie masuk dalam kabinet.

Dalam sisa pemerintahannya di periode kedua, sudah waktunya bagi Presiden Jokowi untuk memberikan sebuah landasan yang lebih imparsial bagi seluruh aspirasi anak bangsa.

"Prof Jimly Asshiddiqie adalah salah satu solusi terbaik figur untuk mengawal itu," tutupnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya