Berita

Mendikbud Nadiem Makarim dinilai layak dicopot/Net

Politik

Performa Kerja Di Masa Pandemi Tak Nampak, Nadiem Makarim Layak Diganti

JUMAT, 16 APRIL 2021 | 04:09 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Paska enggaungan Kemendibud dan ristek dikti suara pergantian Nadiem Makarim sebagai pemimpinnya terus menggeliat.

Direktur Eksekutif Periskop Data, Muhamad Yusuf Kosim mengatakan, penggabungan dua lembaga itu sudah tepat, karena akan membuat lembaga tersebut lebih efisien.

Kata pria yang karib disapa Yuko ini, dalam situasi pandemi virus corona baru (Covid-19) selama ini belum ada terobosan dalam menjawab pola pendidikan yang serba online.


Bahkan secara kualitatif, Yuko menilai Kemendikbud di era Nadiem Makarim kualitasnya masih jauh.

"Secara kualitatif pendidikan online perlu diapresiasi, kalau dari sisi ini menterinya belum berhasil," demikian kata Yuko kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/4).

Lebih lanjut Yuko memandang bahwa secara jangka panjang dampak dari digelarnya pendidikan serba online akan  berpengaruh pada kualitas pendidikan.

Atas dasar itulah, diperlukan sosok menteri yang memang benar-benar dapat melihat apa yang menjadi masalah dasar dari masalh itu.


"Harus direshuffle, kementerian ini akan lebih besar dengan adanya penggabungan, (Menteri Nadiem) nampak tidak perform," demikian kata Yuko.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya