Berita

Stadion Olimpico Roma bakal menggelar laga Euro 2020 dengan kehadiran penonton secara terbatas/UEFA

Sepak Bola

Ikuti Jejak 8 Tuan Rumah Euro 2020, Roma Pastikan Laga Di Stadion Olimpico Bisa Ditonton Langsung

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 17:10 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Di tengah situasi yang tidak menentu akibat fluktuasi kasus Covid-19 di Eropa, perhelatan akbar Euro 2020 masih bisa menunjukkan sinyal akan digelar dengan semarak.

Setidaknya kabar baik didapat para penonton lokal di sejumlah kota yang menjadi tuan rumah Euro 2020.

Pihak otoritas sepak bola tertinggi Eropa, UEFA, telah menerima kabar dari asosiasi sepak bola Italia (FIGC) bahwa Pemerintah Italia telah memberi izin untuk laga Euro 2020 yang akan dihelat di Stadion Olimpico, Roma, bisa ditonton secara langsung.


"Otoritas setempat menjamin minimal 25 persen dari kapasitas stadion akan terisi. Sehingga, UEFA mempertimbangkan Roma tetap menjadi salah satu venue dari turnamen," demikian pernyatan resmi UEFA yang dirilis Rabu (14/4) waktu setempat.

Meski demikian, UEFA mengingatkan kepada para pemegang tiket pertandingan Euro 2020 di Roma yang berasal dari luar Italia bahwa tidak ada jaminan bagi mereka untuk bisa memasuki negara tersebut saat mendekati hari pertandingan.

Roma menjadi kota ke-9, dari 12 tuan rumah Euro 2020, yang telah memastikan siap menggelar pertandingan dengan kehadiran penonton langsung di dalam stadion.

Delapan kota yang lebih dulu mengkonfirmasi kehadiran penonton di dalam stadion adalah St Petersburg (Rusia), Amsterdam (Belanda), Bucharest (Romania), Budapest (Hungaria), Kopenhagen (Denmark), Glasgow (Skotlandia), Baku (Azerbaijan), dan London (Inggris).

St. Petersburg memastikan bisa ditonton hingga 50 persen dari kapasitas stadion. Bahkan ada peluang untuk menambah persentase pada akhir April.

Begitu pula dengan Baku yang siap menggelar pertandingan dengan kapasitas 50 persen. Suporter dari luar Azerbaijan juga diizinkan datang ke stadion jika mampu menunjukkan keterangan telah melakukan tes Covid-19 dengan hasil negatif.

Budapest malah sejak awal siap menggelar pertandingan dengan kapasitas maksimal. Tentu dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat bagi penonton yang akan masuk ke dalam stadion.

Sementara Amsterdam, Bucharest, Kopenhagen, dan Glasgow memastikan bisa mengizinkan penonton antara 25-33 persen dari kapasitas stadion. Khusus Kopenhagen, kapasitas bisa ditingkatkan tergantung perkembangan dari program tes massal mereka dan kondisi kesehatan masyarakat secara umum.

Stadion Wembley London juga dikonformasi bisa ditonton hingga 25 persen kapasitas untuk laga penyisihan grup. Diharapkan, kapasitas bisa ditambah saat memasuki babak 16 besar, semifinal, dan final pada Juni mendatang.

Bagi 3 tuan rumah tersisa (Munich, Bilbao, Dublin), UEFA masih menunggu kepastiannya hingga 19 April 2021.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya