Berita

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Abdul Muti/Net

Politik

Digadang Jadi Pengganti Nadiem Makarim, Begini Jawaban Abdul Muti

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 10:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle kabinet pasca peleburan Kemenristek ke Kemendikbud menjadi Kemendikbud-Ristek semakin santer.

Muncul sejumlah nama yang digadang-gadang sangat layak untuk mengisi pos Kemendikbud-Ristek tersebut.

Antara lain nama Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Abdul Muti yang dianggap paling layak dan mumpuni untuk membawa pendidikan nasional menjadi lebih baik lagi ke depannya. Abdul Muti digadang akan menjadi pengganti yang tepat untuk Nadiem Makarim.


Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Cak Nanto bahkan menyebut figur Abdul Muti adalah sosok pendidik yang memahami masalah mendasar pendidikan di Indonesia.

“Kalau ada reshuffle Mas Muti layak untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia. Mas Muti sosok pendidik dan paham akan akar pendidikan bangsa, maka tidak akan ahistoris dalam membangun pendidikan Indonesia,” kata Cak Nanto, Kamis (15/4).

Menanggapi hal itu, Abdul Muti mengaku belum ada komunikasi apapun dengan Presiden Jokowi, termasuk mengenai rencana reshuffle kabinet tersebut. 

"Sampai saat ini tidak ada informasi dan komunikasi soal tersebut," kata Abdul Muti kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/4).

Abdul Muti menambahkan bahwa dirinya juga belum mendapatkan informasi akan didapuk sebagai Mendikbud-Ristek. Secara normatif, Muti menyebut bahwa keputusan itu wewenang penuh Presiden Jokowi.

"Pengangkatan menteri hak prerogatif presiden," tuturnya.

Sementara saat disinggung lebih jauh mengenai apabila dirinya bakal menerima jika Presiden Jokowi menawarkan dan meminta untuk menjadi Mendikbud-Ristek, Abdul Muti mengatakan tidak ingin berandai-andai.

"Saya tidak mau berandai-andai," demikian Abdul Muti. 

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya