Berita

Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsy/Net

Politik

Bagi Sekjen PKS, Pembentukan Poros Islam Bersama PPP Sangat Memungkinkan

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 09:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membuka kemungkinan kerjasama dan bakal membentuk poros partai Islam untuk Pilpres 2024 mendatang.

Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsy menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, PKS-PPP sama-sama partai Islam dan memiliki basis pendukung dan visi yang sama yakni Rahmatan Lil 'Alamin.

“Itu ide bagus, jadi PKS prinsipnya partai yang visinya rahmatan lil alamin. Kita akan menyambut siapapun yang akan bergabung dengan kita dan akan kita menyatukan kerjasama besar kita dengan partai lain," ujar Aboe Bakar Alhabsy, Kamis (15/4).


Anggota Komisi III DPR ini menyatakan, meskipun pelaksanaan pilpres masih jauh, namun kemungkinan membentuk poros partai Islam bersama PPP sangat terbuka.

“Mungkin waktu masih panjang. Penjajakan-penjajakan ini masih ada 2,5 tahun. Sangat memungkinkan,” kata Aboe Bakar. 

Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi mengatakan bahwa pihaknya terbuka untuk bekerjasama dengan PKS dalam hajatan lima tahunan di Indonesia tersebut. Menurutnya, kontestasi Pilpres 2024 harus dinikmati semua pihak termasuk umat Islam.

"Sangat terbuka untuk kita bicarakan dengan PKS. Kenapa? Karena kita tidak hanya satu sisi saja, misalnya tentang sistem kepemiluan bagaimana membuat kontestasi di 2024 menjadi enak, menjadi lebih dinikmati semua pihak. Saya kira tentu kita terbuka untuk bicara dalam berbagai sisi untuk menuju tatanan 2024 lebih baik,” demikian Arwani Thomafi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya