Berita

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad/Net

Politik

Diluruskan Dasco, Tidak Ada Penyuntikan Vaksin Nusantara Di RSPAD, Hanya Pengambilan Sample Darah

RABU, 14 APRIL 2021 | 09:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sejumlah pimpinan DPR belum akan melakukan penyuntikan vaksin nusantara di RSPAD Gatot Subroto pada hari ini. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan bahwa yang dilakukan hari ini sebatas pengambilan sampel darah.

“Saya luruskan, bahwa hari ini kita bukan menerima vaksin atau menyuntik vaksin, tapi baru mengambil sampel darah yang kemudian akan diolah dengan sistem dendritic sel,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (14/4).

Sampel darah itu nantinya akan dimasukkan lagi ke dalam tubuh setelah 7 hari. Tujuannya agar bisa mengajarkan sel darah untuk melawan virus yang masuk, termasuk virus Covid-19 dari berbagai varian.


Pengambilan sampel ini dilakukan untuk melanjutkan vaksin nusantara ke tahap fase II.

Dasco mengatakan bahwa dirinya ikut melakukan pengambilan sampel ini karena percaya bahwa vaksin personalyze dengan sistem dendritic sel ini.

“Secara teori juga memang masuk akal, dan sudah ada fase satu yang kemudian berhasil dan tidak ada efek samping dan lain-lain," tegasnya.

Bagi Dasco, kelanjutan tahap II vaksin nusantara perlu didukung penuh. Terlebih, embargo vaksin dari luar negeri mulai dilakukan. Dengan dilanjutkannya vaksin nusantara ini, maka proses vaksinasi di Indonesia diharapkan tidak terhambat.

“Sebagai pendukung vaksin nusantara, tentunya saya harus konsisten juga sebagai pemimpin tidak hanya kemudian bersuara, tapi juga memberikan contoh dalam uji coba fase dua ini,” tegasnya.

"Oleh karena itu produk anak bangsa yang berkolaborasi dengan semua lembaga di Amerika Serikat, dan terakreditasi saya pikir perlu didukung dan tidak perlu diperdebatkan,” demikian Dasco.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya