Berita

Pakar komunikasi, Effendi Gazali/Net

Politik

Pengamat: Effendi Gazali Hanya Korban, Dia Swasta Dan Tidak Punya Kewenangan Soal Bansos

RABU, 14 APRIL 2021 | 07:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pakar komunikasi, Effendi Gazali telah menjadi korban keganasan korupsi bantuan sosial (bansos) sembako di Kementerian Sosial (Kemensos) yang tengah ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pendapat itu disampaikan pakar politik dan hukum dari Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam mengomentari tudingan Effendi Gazali mendapat jatah ratusan ribu paket sembako bansos.

"Effendi Gazali menjadi korban keganasan korupsi bansos. Ia swasta dan tidak memiliki wewenang soal bansos, sulit rasanya untuk terlibat terlalu jauh," ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (14/4).


Saiful pun mengaku tidak heran nama Effendi Gazali turut diseret dalam korupsi yang menjerat Juliari Peter Batubara saat menjabat sebagai Menteri Sosial ini. Sebab, korupsi bansos menyangkut orang-orang besar dan perlu dibengkokkan isunya.

"Maka isunya coba diredam dan dipantulkan kepada orang baik seperti Effendi Gazali. Saya kira itu bagian dari strategi untuk meredam isu keterlibatan para petinggi parpol dalam kasus bansos, sehingga dihembuskanlah sosok Effendi Gazali," kata Saiful.

Dengan demikian, Saiful menyarankan agar Effendi untuk berani membuka kepada publik tentang siapa saja yang melakukan upaya-upaya melibatkan dirinya dalam kasus ini.

"Saya menyarankan agar melakukan perlawanan kepada pihak-pihak yang telah melakukan pencemaran atas nama korupsi bansos kepada dirinya," pungkas Saiful.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya