Berita

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti dan Ketua Joman, Immanuel Ebenezer dalam obrolan bareng Bang Ruslan/RMOL

Politik

Reshuffle Versi Relawan: Yusril Ihza Mensesneg, Jimly Asshiddiqie Jadi Mendikbud-Ristek

SELASA, 13 APRIL 2021 | 17:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah tokoh dianggap pantas untuk masuk ke Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Jokowi-Maruf seiring adanya isu perombakan kabinet.

Menurut Relawan Jokowi Mania (Joman), ada dua sosok patut diperhitungkan untuk menggantikan menteri yang dianggap tak bekerja dengan baik. Mereka adalah Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra dan cendekiawan Jimly Asshiddiqie.

"Yusril Ihza layak menggantikan Pak Pratikno. Selain itu, ada juga mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie," kata Ketua Joman, Immanuel Ebenezer dalam Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk 'Reshuflle Kabinet Sebagai Keniscayaan', Selasa (13/4).


Yusril diusulkan mengganti Mensesneg dan Jimly Asshiddiqie disarankan untuk menjadi Kemendikbud-Ristek. Isu reshuffle pun makin menguat usai ada peleburan Kemendikbud dan Kemenristek menjadi Kemendikbud-Ristek. Termasuk pembentukan Kementerian Investasi.

Menurut Noel, sapaan karib Immanuel Ebenezer, kedua pakar hukum tata negara itu layak dan sangat mumpuni menjadi menteri.

"Itu mereka kan orang-orang yang secara keilmuan mumpuni dua orang ini," tegasnya.

Senada, Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti sepakat jika kedua tokoh tersebut masuk dalam kabinet Indonesia maju. Bukan tanpa alasan, Ray menyebut track record Yusril dan Jimly sudah cukup membuktikan keduanya layak.

"Saya kira kalau untuk nama Jimly Asshiddiqie lebih cocok jadi calon Mendikbud Ristek, beliau orang pendidikan dan sangat mencintai dunia riset. Dibandingkan jadi Mensesneg kapasitas Pak Jimly terlalu besar kalau hanya untuk mengurusi surat-menyurat," demikian Ray Rangkuti.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya